Pemimpin Houthi: Israel Didukung AS Peras Palestina Bebaskan Tawanan tanpa Kompensasi
Jum'at, 18 April 2025 - 21:37 WIB
loading...
Pemimpin Houthi Yaman Abdulmalik al-Houthi. Foto/anadolu
A
A
A
SANAA - Pemimpin Houthi Yaman menegaskan pendudukan Israel, dengan dukungan Amerika Serikat (AS), memeras warga Palestina agar membebaskan tawanannya tanpa kesepakatan pertukaran tahanan dan tanpa kompensasi apa pun sementara terus melakukan kejahatan genosida, kelaparan, dan penghancuran fasilitas kesehatan di Gaza.
Abdulmalik al-Houthi mengatakan pada hari Kamis (17/4/2025) bahwa Israel telah membuat warga Palestina kelaparan selama hampir dua bulan, menciptakan penderitaan yang mengerikan bagi warga Gaza, sementara tentara pendudukan Israel juga menargetkan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dengan pembunuhan, penculikan, dan penghancuran sistematis untuk menggusur mereka secara paksa.
Dia menambahkan, para pemimpin Israel telah berulang kali mengindikasikan Amerika telah memberi mereka kebebasan mutlak untuk "bertindak" di Gaza.
Al-Houthi menekankan posisi Yaman bersatu baik secara resmi maupun populer, dan jika negara tersebut tidak dapat bertindak di tingkat militer, ia harus bertindak di tingkat lain seperti boikot politik dan ekonomi.
Dia mencatat AS sedang meningkatkan agresinya terhadap Yaman, telah melakukan lebih dari 900 serangan dan pemboman laut selama bulan ini tanpa mampu menghentikan operasi dukungan atau mengamankan kapal-kapal Israel melalui Laut Merah, Bab al-Mandab, dan Teluk Aden.
Abdulmalik al-Houthi mengatakan pada hari Kamis (17/4/2025) bahwa Israel telah membuat warga Palestina kelaparan selama hampir dua bulan, menciptakan penderitaan yang mengerikan bagi warga Gaza, sementara tentara pendudukan Israel juga menargetkan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dengan pembunuhan, penculikan, dan penghancuran sistematis untuk menggusur mereka secara paksa.
Dia menambahkan, para pemimpin Israel telah berulang kali mengindikasikan Amerika telah memberi mereka kebebasan mutlak untuk "bertindak" di Gaza.
Al-Houthi menekankan posisi Yaman bersatu baik secara resmi maupun populer, dan jika negara tersebut tidak dapat bertindak di tingkat militer, ia harus bertindak di tingkat lain seperti boikot politik dan ekonomi.
Dia mencatat AS sedang meningkatkan agresinya terhadap Yaman, telah melakukan lebih dari 900 serangan dan pemboman laut selama bulan ini tanpa mampu menghentikan operasi dukungan atau mengamankan kapal-kapal Israel melalui Laut Merah, Bab al-Mandab, dan Teluk Aden.
Lihat Juga :