Tawaran Suaka Prancis Picu Eksodus Warga Afghanistan
Kamis, 01 Juli 2021 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi kami, yang mengungkapkan penderitaan penduduk. Kami memahami bahwa karyawan kami ingin memanfaatkan kesempatan ini, yang disajikan oleh Prancis sebagai tawaran 'sekarang atau tidak sama sekali'," jelas Gille.
Baca juga: Setelah Jerman, Italia Turut Rampungkan Penarikan Pasukan dari Afghanistan
Tetapi dia juga berduka atas hilangnya sumber daya manusia yang terampil di negara itu.
"Afghanistan akan kehilangan orang-orang yang damai dan berpikiran terbuka. Saat ini, yang paling berpendidikan ingin pergi, inti intelektual negara sedang terkuras dan ini berisiko memiskinkan Afghanistan," ucapnya.
Terlepas dari kemunduran ini, Afrane berencana untuk tinggal di Afghanistan dan merekrut serta melatih guru baru untuk melanjutkan kegiatan pendidikannya dengan siswa Afghanistan sesegera mungkin.
"Kami bertekad untuk melanjutkan proyek kami selama situasi memungkinkan, karena esensi kami, sebagai kemanusiaan, untuk bertindak ketika kondisinya sulit - dan saya bahkan akan mengatakan terutama ketika kondisinya sulit," tegas Gille.
Baca juga: Setelah Jerman, Italia Turut Rampungkan Penarikan Pasukan dari Afghanistan
Tetapi dia juga berduka atas hilangnya sumber daya manusia yang terampil di negara itu.
"Afghanistan akan kehilangan orang-orang yang damai dan berpikiran terbuka. Saat ini, yang paling berpendidikan ingin pergi, inti intelektual negara sedang terkuras dan ini berisiko memiskinkan Afghanistan," ucapnya.
Terlepas dari kemunduran ini, Afrane berencana untuk tinggal di Afghanistan dan merekrut serta melatih guru baru untuk melanjutkan kegiatan pendidikannya dengan siswa Afghanistan sesegera mungkin.
"Kami bertekad untuk melanjutkan proyek kami selama situasi memungkinkan, karena esensi kami, sebagai kemanusiaan, untuk bertindak ketika kondisinya sulit - dan saya bahkan akan mengatakan terutama ketika kondisinya sulit," tegas Gille.
(ian)
Lihat Juga :