Jerman Mulai Pelatihan Para Imam Muslim, Kelompok Islam Tak Terima

Kamis, 01 Juli 2021 - 02:01 WIB
loading...
Jerman Mulai Pelatihan...
Masjid Merkez merupakan masjid terbesar di Jerman. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Rencana Jerman meluncurkan pusat pelatihan imam yang didukung negara telah dikritik kelompok-kelompok Islam terkemuka asal Turki .

“Menurut kelompok-kelompok itu, langkah pemerintah Jerman bertentangan dengan prinsip bahwa komunitas agama saja yang berhak melatih para pemimpin mereka,” ungkap laporan harian Daily Sabah.

Menurut surat kabar tersebut, pemerintah Jerman meluncurkan inisiatif untuk membantu mengurangi jumlah ulama atau imam Islam yang datang dari luar negeri.

Baca juga: Hampir 20 Tahun Jalankan Misi NATO, Tentara Jerman Terakhir Tinggalkan Afghanistan

Kelompok Muslim Turki terkemuka di negara itu, termasuk Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama (DITIB) dan Visi Nasional (Milli Gorus), memilih tidak berpartisipasi dalam pendirian Sekolah Tinggi Islam Jerman, dengan DITIB meluncurkan program pelatihannya sendiri di Jerman tahun lalu.

Baca juga: Otoritas Palestina Minta Izin Israel Mendapat Lebih Banyak Alat Anti Huru-hara

Perguruan tinggi Islam pertama di Jerman mulai melatih para imam pada Mei.

Baca juga: Belanda: Jet Rusia Lakukan Serangan Tipuan pada Fregat Belanda di Laut Hitam

Pengajaran diadakan dalam bahasa Jerman dan sebagian dibiayai pemerintah Jerman dalam upaya memperoleh independensi dari negara-negara Muslim yang mendukung para imam di Jerman.

“Periode pertama program Sekolah Tinggi Islam yang didukung pemerintah Jerman akan memberikan pendidikan dua tahun kepada 20 kandidat pria dan wanita,” ungkap laporan Deutsche Welle.

Jerman adalah rumah bagi 81 juta orang dan menampung populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis.

Jerman telah mengalami peningkatan rasisme dan kebencian anti-Muslim dalam beberapa tahun terakhir, didorong propaganda kelompok neo-Nazi dan partai oposisi sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD).
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved