Kemlu: Tidak Ada WNI Jadi Korban Gedung Runtuh di AS
Jum'at, 25 Juni 2021 - 19:03 WIB
loading...
Direktur PWNI-BHI Kementerian Luar Negeri Indonesia, Judha Nugraha menuturkan, sejauh ini tidak ada laporan adanya WNI jadi korban gedung runtuh di AS. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Indonesia, Judha Nugraha menuturkan, sejauh ini tidak ada laporan adanya WNI jadi korban gedung runtuh di Amerika Serikat (AS) . Puluhan orang dilaporkan hilang setelah gedung yang terletak di Miami tersebut runtuh, semalam.
"Sampai saat ini, tidak ada korban WNI dalam insiden runtuhnya gedung di Surfside, Florida Selatan," kata Judha, melalui pesan singkat kepada Sindonews pada Jumat (25/6/2021).
Judha menuturkan, Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) Houston mencatat terdapat 2.977 WNI yang tinggal di Florida yang tersebar di Orlando, Miami, Fort Lauderdale, Tampa, Jacksonville.
"Khususnya di Miami terdapat WNI pekerja perhotelan, anak buah kapal dan UMKM dalam jumlah signifikan," imbuhnya. Baca juga: Gedung Kondominium Dekat Pantai Miami Runtuh Sebagian, 1 Tewas
Sebelumya diwartakan, sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di Miami runtuh ketika penduduk sedang tidur pada Kamis dini hari. Tragedi ini menewaskan satu orang, namun 99 orang lainnya dinyatakan hilang.
"Sampai saat ini, tidak ada korban WNI dalam insiden runtuhnya gedung di Surfside, Florida Selatan," kata Judha, melalui pesan singkat kepada Sindonews pada Jumat (25/6/2021).
Judha menuturkan, Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) Houston mencatat terdapat 2.977 WNI yang tinggal di Florida yang tersebar di Orlando, Miami, Fort Lauderdale, Tampa, Jacksonville.
"Khususnya di Miami terdapat WNI pekerja perhotelan, anak buah kapal dan UMKM dalam jumlah signifikan," imbuhnya. Baca juga: Gedung Kondominium Dekat Pantai Miami Runtuh Sebagian, 1 Tewas
Sebelumya diwartakan, sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di Miami runtuh ketika penduduk sedang tidur pada Kamis dini hari. Tragedi ini menewaskan satu orang, namun 99 orang lainnya dinyatakan hilang.
Lihat Juga :