Whistleblower: Zuckerberg Bermitra dengan China, Partai Komunis Bisa Akses Data Pengguna Meta
Sabtu, 12 April 2025 - 10:43 WIB
loading...
Seorang whistleblower sebut para eksekutif Meta, termasuk Mark Zuckerberg, membuat keputusan yang memungkinkan Partai Komunis China mengakses data pengguna Meta. Foto/Tech Policy Press
A
A
A
WASHINGTON - Mantan eksekutif Meta, Sarah Wynn-Williams, telah tampil sebagai whistleblower, dan menuduh raksasa media sosial tersebut membahayakan keamanan nasional Amerika Serikat (AS) karena membangun kehadiran bisnis yang substansial di China.
Menurut Wynn-Williams, para eksekutif Meta, termasuk Mark Zuckerberg, membuat keputusan yang memungkinkan Partai Komunis China mengakses data pengguna Meta, termasuk data orang Amerika.
Kesaksian tersebut diberikan selama sidang Kongres yang dipimpin oleh Senator Josh Hawley, yang mengepalai Subkomite Kehakiman Senat tentang Kejahatan dan Antiterorisme.
Baca Juga: Pakar: Bos Meta Mark Zuckerberg Takut Dipenjara, Harus Banyak Menjilat kepada Donald Trump
"Saya melihat para eksekutif Meta berulang kali merusak keamanan nasional AS dan mengkhianati nilai-nilai Amerika," kata Wynn-Williams dalam sambutan pembukaannya, sebagaimana dikutip CBS News, Sabtu (12/4/2025).
Wynn-Williams menuduh Meta membuat alat sensor khusus untuk pemerintah China, yang memungkinkan kontrol yang luas atas moderasi konten.
Senator Hawley membuka sidang dengan mengatakan bahwa Meta "tidak akan berhenti sama sekali untuk mencegah" kesaksian Wynn-Williams pada hari Rabu.
Menurut Wynn-Williams, para eksekutif Meta, termasuk Mark Zuckerberg, membuat keputusan yang memungkinkan Partai Komunis China mengakses data pengguna Meta, termasuk data orang Amerika.
Kesaksian tersebut diberikan selama sidang Kongres yang dipimpin oleh Senator Josh Hawley, yang mengepalai Subkomite Kehakiman Senat tentang Kejahatan dan Antiterorisme.
Baca Juga: Pakar: Bos Meta Mark Zuckerberg Takut Dipenjara, Harus Banyak Menjilat kepada Donald Trump
"Saya melihat para eksekutif Meta berulang kali merusak keamanan nasional AS dan mengkhianati nilai-nilai Amerika," kata Wynn-Williams dalam sambutan pembukaannya, sebagaimana dikutip CBS News, Sabtu (12/4/2025).
Wynn-Williams menuduh Meta membuat alat sensor khusus untuk pemerintah China, yang memungkinkan kontrol yang luas atas moderasi konten.
Senator Hawley membuka sidang dengan mengatakan bahwa Meta "tidak akan berhenti sama sekali untuk mencegah" kesaksian Wynn-Williams pada hari Rabu.
Lihat Juga :