NATO Latihan Tempur Besar-besaran Kerahkan 91 Pesawat, Belajar dari Perang Rusia-Ukraina

Sabtu, 12 April 2025 - 15:25 WIB
loading...
NATO Latihan Tempur...
NATO latihan tempur besar-besaran dengan mengerahkan 91 pesawat militer. Manuver aliansi ini juga mempelajari perang Rusia-Ukraina. Foto/ US Air Force/Tech. Sgt. Emili Koonce
A A A
LEEUWARDEN - Sebanyak 15 negara NATO telah merampungkan latihan tempur besar-besaran yang dinamai Exercise Ramstein Flag. Manuver yang melibatkan 91 pesawat militer ini berlangsung selama dua minggu.

Latihan tempur aliansi ini digelar dengan mempelajari perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung sejak Februari 2022. Manuver itu mencakup praktik penerapan Pasal 5 aliansi, yakni respons kolektif terhadap serangan pada salah satu anggota.

Meskipun aliansi tersebut telah mengadakan latihan serupa bahkan sebelum invasi skala penuh Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, negara-negara peserta mengatakan perang Moskow-Kyiv selama tiga tahun telah menunjukkan kepada aliansi bahwa mereka perlu bersiap untuk melindungi wilayahnya sendiri dan mengirim sinyal kepada musuh seperti Rusia untuk mencegah agresi di masa mendatang.

Baca Juga: NATO Dituduh Akan Luncurkan Perang Dunia III Melawan Rusia dari Rumania

“Selama beberapa tahun, kami tidak terlalu peduli untuk mempertahankan wilayah NATO karena kami tidak benar-benar khawatir bahwa sesuatu dapat terjadi,” kata Kolonel Martin Friis, seorang perwira di komando udara NATO dari Angkatan Udara Denmark.

NATO mungkin tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri sebelum harus mempraktikkan pelatihan.

Badan intelijen pertahanan Denmark memperingatkan pada bulan Februari bahwa Rusia dapat melancarkan "perang skala besar" di Eropa dalam waktu 5 tahun jika mereka menganggap benua Eropa dan NATO tidak dapat melancarkan respons yang kuat.

Tujuan utama latihan ini adalah untuk memungkinkan Angkatan Udara NATO berlatih beroperasi bersama dan dengan pasukan darat dalam berbagai skenario pertempuran, termasuk bertempur untuk mendapatkan keunggulan udara melawan jet tempur musuh, peperangan elektronik, dan pertahanan udara di lingkungan yang diperebutkan.

Sebelum tahun 2022, banyak anggota NATO memprioritaskan mempertahankan independensi militer mereka daripada dapat bekerja sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
Berita Terkini
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved