Massa Sayap Kanan Israel ke Warga Palestina: 'Malam Ini Kami Bukan Yahudi, Kami Nazi'
Jum'at, 25 Juni 2021 - 07:57 WIB
loading...
Massa sayap kanan Israel saat Pawai Bendera di Yerusalem beberapa hari lalu. Foto/Esat F?rat/Anadolu Agency
A
A
A
TEL AVIV - Massa supremasi sayap kanan Israel berbagi pose selfie dengan senjata dan pesan mengerikan yang ditujukan kepada para warga Palestina di Israel . Pesan-pesan kebencian itu salah satunya menyatakan bahwa mereka bertindak sebagai Nazi.
"Malam ini kami bukan orang Yahudi, kami adalah Nazi," bunyi salah satu pesan kelompok tersebut yang ramai beredar sebagai respons atas tindakan keras pasukan Zionis Israel terhadap para warga Palestina yang protes atas serangan 11 hari di Gaza bulan lalu.
Baca juga: Begini Cara Israel Bombardir Reaktor Nuklir Osirak Saddam Hussein 1981
Pesan-pesan kebencian itu diulas Amnesty International dalam laporan terbaru mereka kemarin yang dilansir TRT World, Jumat (25/6/2021).
Tindakan keras brutal pasukan Zionis Israel itu sebagai tindak lanjut atas aksi solidaritas yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh warga Palestina di Israel, yang melakukan mogok umum sebagai protes atas serangan 11 hari Zionis terhadap Jalur Gaza bulan lalu.
Serangan 11 hari itu menewaskan lebih dari 250 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Laporan Amnesty International menyelidiki perilaku polisi Israel selama tindakan keras Mei dan Juni terhadap warga Palestina di negara Yahudi tersebut. Ditemukan bahwa katalog pelanggaran dilakukan oleh pejabat keamanan terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk penggunaan kekuatan yang melanggar hukum terhadap pengunjuk rasa damai, penangkapan massal dan membuat tahanan disiksa dan perlakuan buruk lainnya.
"Malam ini kami bukan orang Yahudi, kami adalah Nazi," bunyi salah satu pesan kelompok tersebut yang ramai beredar sebagai respons atas tindakan keras pasukan Zionis Israel terhadap para warga Palestina yang protes atas serangan 11 hari di Gaza bulan lalu.
Baca juga: Begini Cara Israel Bombardir Reaktor Nuklir Osirak Saddam Hussein 1981
Pesan-pesan kebencian itu diulas Amnesty International dalam laporan terbaru mereka kemarin yang dilansir TRT World, Jumat (25/6/2021).
Tindakan keras brutal pasukan Zionis Israel itu sebagai tindak lanjut atas aksi solidaritas yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh warga Palestina di Israel, yang melakukan mogok umum sebagai protes atas serangan 11 hari Zionis terhadap Jalur Gaza bulan lalu.
Serangan 11 hari itu menewaskan lebih dari 250 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Laporan Amnesty International menyelidiki perilaku polisi Israel selama tindakan keras Mei dan Juni terhadap warga Palestina di negara Yahudi tersebut. Ditemukan bahwa katalog pelanggaran dilakukan oleh pejabat keamanan terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk penggunaan kekuatan yang melanggar hukum terhadap pengunjuk rasa damai, penangkapan massal dan membuat tahanan disiksa dan perlakuan buruk lainnya.
Lihat Juga :