Gajah Tembus Rumah untuk Cari Makanan di Dapur, Habitat Asli Menyusut

Rabu, 23 Juni 2021 - 13:59 WIB
loading...
Gajah Tembus Rumah untuk...
Gajah menembus rumah warga di Thailand untuk mencari makanan di dapur. Foto/cnn
A A A
BANGKOK - Seorang wanita di Thailand didatangi tamu tak diundang di rumahnya pada tengah malam akhir pekan lalu. Tamu itu adalah seekor gajah Asia liar.

"Kami sedang tidur dan terbangun oleh suara di dalam dapur kami," ujar Ratchadawan Puengprasoppon, penduduk distrik Hua Hin di provinsi Prachuap Khiri Khan barat.

"Jadi kami bergegas turun dan melihat gajah ini menjulurkan kepalanya ke dapur kami di mana dindingnya rusak," tutur dia.

Baca juga: Inilah Daftar Kota Termahal di Dunia untuk Ekspatriat, Nomor Satu Bikin Kaget

Menurut dia, dinding rumahnya sudah berlubang sejak seekor gajah menabrak rumahnya bulan lalu.

Baca juga: Netanyahu Menolak Tinggalkan Kediaman Resmi Perdana Menteri Israel

Kerusakan itu belum diperbaiki ketika gajah muncul pada Sabtu dan menjulurkan kepalanya melalui lubang besar di bagian dapur rumah.

Baca juga: Puluhan Website Terkait Iran Disita, Diganti Tulisan Penegakan Hukum AS

Video yang diambil Ratchadawan menunjukkan gajah menjulurkan belalainya ke dapur melalui lemari dan laci, menjatuhkan piring-piring dan panci.

Pada satu kesempatan, gajah itu mengambil apa yang tampak seperti kantong plastik menggunakan belalainya, dan meletakkannya di mulutnya.

"Saya telah melihat gajah berkeliaran di sekitar kota kami mencari makanan sejak saya masih muda," ungkap Ratchadawan.

"Tapi ini pertama kalinya mereka benar-benar merusak rumahku," papar dia.

Dia menambahkan, tidak ada makanan di dapurnya pada Sabtu ketika gajah itu masuk, tetapi gajah itu mungkin mencoba mencuri garam yang tersimpan di dapur.

“Gajah itu masuk ke dapur karena mencium bau makanan,” ungkap pernyataan Departemen Taman Nasional, Margasatwa dan Konservasi Tumbuhan Thailand dalam posting Facebook pada Minggu.

"Gajah adalah herbivora sehingga mereka membutuhkan mineral dari makanan asin, yang penting bagi tubuh mereka. Mereka akan mencoba menemukan mineral apa pun, dan kami telah mendidik penduduk setempat," papar departemen itu.

“Rumah Ratchadawan mungkin juga menjadi sasaran karena terletak di sebelah pintu masuk taman nasional tempat gajah hidup,” ungkap Prateep Puywongtarn, anggota staf di Organisasi Administrasi Kecamatan Huay Sat Yai di Hua Hin.

“Kejadian serupa sering terjadi di kawasan tersebut karena kedekatannya dengan taman nasional dan habitat gajah,” tambah dia.

Penampakan dan insiden gajah biasanya meningkat selama musim panen buah, dalam beberapa tahun terakhir. “Seekor gajah menghancurkan satu rumah di mana seorang penduduk menyimpan hasil buah,” ungkap dia.

Konflik gajah dan manusia telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Tidak hanya di Thailand, tetapi di tempat-tempat seperti India dan di seluruh Asia tempat hewan-hewan itu hidup.

Ketika permukiman manusia dan infrastruktur berkembang, habitat satwa liar menyusut dan menjadi retak, meninggalkan hewan dengan lebih sedikit lahan, habitat yang lebih kecil dan lebih sedikit sumber daya, memaksa mereka berkeliaran untuk mencari makanan.

“Meskipun secara kasar setengah dari jangkauan geografis habitat gajah di Thailand dianggap cocok untuk konservasi gajah jangka panjang, sebagian besar wilayah ini terancam oleh pertanian, jalan dan pembangunan lainnya yang mengakibatkan fragmentasi dan peningkatan (konflik manusia-gajah),” papar studi tahun 2018 tentang gajah di Thailand barat, yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One.

Dari 41 pemilik perkebunan buah dan pertanian yang disurvei dalam penelitian ini, hampir semua mengatakan gajah merampok tanaman mereka setidaknya sebulan sekali.

Lebih dari setengahnya mengatakan itu adalah kejadian sehari-hari. Mereka juga melaporkan jenis kerusakan properti lainnya, seperti putusnya pipa air dan tangki air.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved