UE: Pembicaraan untuk Hidupkan Kembali Kesepakatan Nuklir Iran Hampir Rampung

Senin, 21 Juni 2021 - 21:14 WIB
loading...
UE: Pembicaraan untuk...
Uni Eropa (UE) menyatakan bahwa pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran terus berlangsung dan hampir menemukan kata sepakat. Foto/REUTERS
A A A
WINA - Uni Eropa (UE) menyatakan bahwa pembicaraan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran terus berlangsung. Menurut UE, pembicaraan itu hampir menemukan kata sepakat.

"Kami semakin dekat dengan kesepakatan, tetapi kami belum sampai di sana," kata Enrique Mora, Wakil Sekretaris Jenderal dan Direktur Politik Layanan Aksi Eksternal Eropa. Baca juga: PM Israel Peringatkan Pembicaraan Nuklir dengan Rezim Baru Ira n

"Kami telah membuat kemajuan dalam sejumlah masalah teknis. Kami sekarang memiliki lebih banyak kejelasan tentang dokumen teknis, semuanya cukup rumit. Dan, kejelasan itu memungkinkan kami juga memiliki gagasan yang jelas tentang apa masalah politik itu," sambungnya.

Mora, seperti dilansir Xinhua pada Senin (21/6/2021), menuturkan bahwa mereka lebih dekat untuk mencapai kesepakatan dibandingkan satu pekan lalu. Sementara itu, jelas Mora, semua peserta akan melakukan perjalanan kembali ke ibu kota mereka untuk melakukan konsultasi.

Diplomat senior UE itu mengatakan bahwa dia berharap bahwa di babak berikutnya, delegasi akan kembali dari Ibu Kota negara masing-masing dengan instruksi yang lebih jelas, gagasan yang lebih jelas tentang bagaimana akhirnya menyelesaikan kesepakatan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Seyyed Abbas Araghchi, Wakil Menteri Luar Negeri dan Kepala Perundingan Iran. Araghchi mengatakan, dokumen untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir hampir siap. Baca juga: Pembicaraan Nuklir Iran Berlarut-larut, Harga Minyak Naik Lagi

"Kami lebih dekat dengan kesepakatan daripada sebelumnya, tetapi menjembatani kesenjangan, membutuhkan keputusan oleh para pihak. Beberapa masalah masih perlu diselesaikan," ujarnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Prabowo Ajak Seluruh...
Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman demi Kemajuan Bangsa
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Berita Terkini
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved