Fauci Akui COVID-19 Bisa Jadi 'Virus yang Direkayasa'
Sabtu, 19 Juni 2021 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
"Teknik dapat berarti banyak hal dan dapat dilakukan baik untuk penelitian dasar atau alasan jahat, tetapi data secara meyakinkan menunjukkan bahwa keduanya tidak dilakukan," sambungnya.
Dia menambahkan: "Jika salah satu tujuan utama dari dokumen ini adalah untuk melawan teori-teori pinggiran, saya pikir sangat penting bahwa kita melakukannya dengan kuat dan dalam bahasa sederhana ('konsisten dengan' [evolusi alami] adalah favorit saya ketika berbicara untuk para ilmuwan, tetapi tidak ketika berbicara dengan publik – terutama ahli teori konspirasi)."
Menurut USA Today, dokumen tersebut tidak membahas kemungkinan rekayasa, dan sebaliknya mencatat bahwa data dari sampel virus diperlukan untuk menentukan asalnya.
Bulan lalu, Presiden Biden merilis pernyataan publik yang langka, mengungkapkan bahwa komunitas intelijen AS telah bersatu di sekitar dua kemungkinan skenario terkait asal-usul COVID-19, termasuk apakah itu muncul dari kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi atau dari kecelakaan laboratorium. Biden pun meminta tindak lanjut tambahan.
Biden meminta komunitas intelijen untuk menggandakan upaya mereka untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang dapat membawa lebih dekat ke kesimpulan yang pasti, dan untuk melaporkan kembali kepadanya dalam 90 hari.
Baca juga: Teori Kebocoran Laboratorium Mencuat, Biden Perintahkan Penyelidikan Asal Virus
Dia menambahkan: "Jika salah satu tujuan utama dari dokumen ini adalah untuk melawan teori-teori pinggiran, saya pikir sangat penting bahwa kita melakukannya dengan kuat dan dalam bahasa sederhana ('konsisten dengan' [evolusi alami] adalah favorit saya ketika berbicara untuk para ilmuwan, tetapi tidak ketika berbicara dengan publik – terutama ahli teori konspirasi)."
Menurut USA Today, dokumen tersebut tidak membahas kemungkinan rekayasa, dan sebaliknya mencatat bahwa data dari sampel virus diperlukan untuk menentukan asalnya.
Bulan lalu, Presiden Biden merilis pernyataan publik yang langka, mengungkapkan bahwa komunitas intelijen AS telah bersatu di sekitar dua kemungkinan skenario terkait asal-usul COVID-19, termasuk apakah itu muncul dari kontak manusia dengan hewan yang terinfeksi atau dari kecelakaan laboratorium. Biden pun meminta tindak lanjut tambahan.
Biden meminta komunitas intelijen untuk menggandakan upaya mereka untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang dapat membawa lebih dekat ke kesimpulan yang pasti, dan untuk melaporkan kembali kepadanya dalam 90 hari.
Baca juga: Teori Kebocoran Laboratorium Mencuat, Biden Perintahkan Penyelidikan Asal Virus
(ian)
Lihat Juga :