Fauci Akui COVID-19 Bisa Jadi 'Virus yang Direkayasa'

Sabtu, 19 Juni 2021 - 17:05 WIB
loading...
Fauci Akui COVID-19...
Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dr. Anthony Fauci, akui COVID-19 bisa jadi virus yang direkayasa. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat (AS), Dr. Anthony Fauci, mengatakan para ilmuwan sejak Februari 2020 mengakui COVID-19 kemungkinan merupakan virus yang direkayasa dengan potensi kebocoran yang tidak disengaja dari laboratorium. Meski begitu, ia mempertahankan bahwa asal yang paling mungkin adalah melalui penularan zoonosis.

Dalam sebuah wawancara dengan USA Today, Fauci membahas telekonferensi yang berlangsung pada 1 Februari 2020. Itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan tingkat kewaspadaan terkait COVID-19 menjadi darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

"Saya mengingatnya dengan sangat baik," kata Fauci kepada USA Today. "Kami memutuskan pada panggilan itu, situasinya benar-benar perlu diperhatikan dengan cermat," imbuhnya seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (19/6/2021).

Telekonferensi itu melibatkan beberapa ilmuwan, termasuk Kristian Andersen, seorang ahli penyakit menular di Scripps Research Translational Institute di California.

Baca juga: Fauci Minta China Rilis Catatan Medis Pekerja Laboratorium Wuhan

"Fitur yang tidak biasa dari virus membentuk bagian yang sangat kecil dari genom (<0,1%) sehingga kita harus melihat dengan sangat dekat pada semua. urutan untuk melihat bahwa beberapa fitur (berpotensi) terlihat direkayasa," bunyi email yang ditulis Andersen kepada Fauci sehari sebelum telekonferensi, dan ditinjau oleh Fox News.

Dalam email tersebut, Andersen menambahkan bahwa dia dan beberapa ahli lain berpikir bahwa genom itu tidak sesuai dengan harapan dari teori evolusi, tetapi mencatat bahwa pendapat itu masih bisa berubah setelah analisis lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan Udara Israel: Balasan atas Pembantaian Zionis di Lebanon
Rekomendasi
Indonesia Lolos Dramatis...
Indonesia Lolos Dramatis ke Semifinal Piala AFF U-19 usai Tekuk Vietnam
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Berita Terkini
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved