Fauci Akui COVID-19 Bisa Jadi 'Virus yang Direkayasa'

Sabtu, 19 Juni 2021 - 17:05 WIB
loading...
A A A
Penasihat medis untuk COVID-19 Gedung Putih itu mengatakan kepada USA Today minggu ini bahwa pertemuan itu adalah percakapan yang sangat produktif di mana beberapa orang yang menelepon merasa itu mungkin virus yang direkayasa. Fauci mengatakan orang lain dalam panggilan itu merasa bukti itu "sangat berbobot" menuju penularan zoonosis alami.

"Saya selalu berpikiran terbuka," kata Fauci kepada USA Today. "Meskipun saya merasa saat itu, dan masih melakukannya, asal yang paling mungkin adalah inang hewan," cetusnya.

Tetapi beberapa hari setelah telekonferensi, menurut email yang diperoleh USA Today, Andersen telah mengubah posisinya, dengan mengatakan data "secara meyakinkan menunjukkan" bahwa virus itu tidak direkayasa.

Andersen, menawarkan umpan balik pada dokumen yang dilaporkan sedang dikerjakan oleh para ilmuwan untuk dikumpulkan oleh Akademi Sains, Teknik, dan Kedokteran Nasional untuk dikirim ke Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih.

"Saya bertanya-tanya apakah kita perlu lebih tegas pada pertanyaan rekayasa," katanya.

Baca juga: Haji Tanpa Kartu Pintar, Izin Tak akan Diberikan Pemerintah Arab Saudi

"Teori crackpot utama yang beredar saat ini berkaitan dengan virus ini yang entah bagaimana direkayasa dengan niat dan itu terbukti tidak demikian," kata Andersen dalam dokumen itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved