Trump Bela Keputusan Main Golf Saat Covid-19 Renggut 100.000 Jiwa

Selasa, 26 Mei 2020 - 11:30 WIB
loading...
Trump Bela Keputusan...
Presiden AS Donald Trump bermain golf. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membela keputusannya menghabiskan sebagian besar liburan akhir pekan dengan bermain golf saat korban tewas Covid-19 mendekati 100.000 jiwa.

“Sejumlah cerita tentang fakta bahwa untuk bisa keluar dan mungkin, sedikit olahraga, saya bermain golf selama akhir pekan. Berita Palsu dan Korup Total membuat itu terdengar seperti dosa mematikan. Saya tahu ini akan terjadi!” tweet Trump yang menyatakan ini pertama kali dia bermain golf dalam hampir tiga bulan.

Sebelum jadi presiden, Trump berulang kali mengkritik pendahulunya, Presiden Barack Obama, karena bermain golf, termasuk selama wabah Ebola 2014.

AS mencatat lebih dari 1,6 juta infeksi virus corona, tertinggi di dunia. Pakar memperkirakan korban tewas akan melebihi 100.000 pada 1 Juni.

Namun hampir semua 50 negara bagian telah mulai melonggarkan pembatasan virus corona.

Trump ingin ekonomi lebih baik untuk mendorong peluangnya tetap berada di Gedung Putih. Dia juga menambah jadwal perjalanannya dalam beberapa pekan terakhir. (Baca Juga: WHO Peringatkan Puncak Kedua di Wilayah dengan Covid-19 Berkurang)

Pada Senin (25/5), dia mengunjungi Taman Makam Nasional Arlington untuk upacara peletakan karangan bunga di Makam Tentara Tak Dikenal.

Trump, Wakil Presiden Mike Pence dan pasangannya tidak memakai masker saat upacara itu, bersama para pejabat militer dan sejumlah personil. Trump lebih sering enggan memakai masker selama pandemi. (Baca Juga: Netanyahu: Saya Tak Akan Lewatkan Peluang Caplok Tepi Barat)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inilah 4 Negara NATO...
Inilah 4 Negara NATO yang Pro Israel, Siapa Saja Itu?
Heboh, Menhan AS Pete...
Heboh, Menhan AS Pete Hegseth Pamer Tato Bertuliskan Kafir
Putin Sebut AS Serius...
Putin Sebut AS Serius Ingin Caplok Greenland, Ini yang Dikhawatirkan Rusia
Houthi Yaman Tembakkan...
Houthi Yaman Tembakkan Rudal ke Israel dan Kapal Induk Nuklir AS
Era Hubungan Dekat Kanada-AS...
Era Hubungan Dekat Kanada-AS Sudah Berakhir, Seteru 2 Sekutu NATO Memanas
Eks Jenderal Tertinggi...
Eks Jenderal Tertinggi Ukraina: Pasal 5 NATO Itu Tak Ada, Anggotanya Tak Dilindungi dari Rusia
AS Beri Israel Semua...
AS Beri Israel Semua Senjata yang Dibutuhkan untuk Lanjutkan Genosida di Gaza
Kemlu RI : Belum Ada...
Kemlu RI : Belum Ada Informasi WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
Profil Paetongtarn Shinawatra,...
Profil Paetongtarn Shinawatra, PM Thailand yang Pernah Jadi Pelayan Restoran
Rekomendasi
Program Mudik Gratis...
Program Mudik Gratis Taspen dan Bank Mantap Antar 160 Pemudik Pulang Kampung
Arus Mudik Malam Ini,...
Arus Mudik Malam Ini, 40.000 Kendaraan Keluar dari Gerbang Tol Kalikangkung Semarang
Arus Mudik di Jalur...
Arus Mudik di Jalur Pantura Cirebon Ramai Lancar Malam Ini
Berita Terkini
Gempa 7,7 Skala Richter...
Gempa 7,7 Skala Richter Guncang Myanmar, Ini 3 Fakta tentang Sesar Sagaing
1 jam yang lalu
Korban Gempa Myanmar...
Korban Gempa Myanmar Bertambah, 144 Orang Tewas dan 730 Terluka
3 jam yang lalu
Gedung 30 Lantai Roboh...
Gedung 30 Lantai Roboh Akibat Gempa di Bangkok, Pekerja Ungkap Cerita Mengerikan Lolos dari Maut
4 jam yang lalu
Gempa Besar 7,7 SR,...
Gempa Besar 7,7 SR, Gedung Pencakar Langit di Bangkok Roboh
4 jam yang lalu
Gempa Besar, Listrik...
Gempa Besar, Listrik dan Internet Padam di Myanmar, Situasi Mulai Membaik di Thailand
5 jam yang lalu
Gempa Guncang Thailand...
Gempa Guncang Thailand dan Myanmar, KBRI Ungkap Belum Ada Laporan Korban WNI
6 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved