PBB Siapkan Resolusi Embargo Senjata untuk Junta Myanmar

Jum'at, 18 Juni 2021 - 17:46 WIB
loading...
A A A
Duta Besar Kanada untuk PBB Bob Rae, anggota Kelompok Inti, mengatakan pada hari Kamis bahwa setiap orang telah bekerja keras untuk mencapai konsensus yang luas mengenai resolusi tersebut, dan diskusi masih berlangsung mengenai apakah itu akan disetujui melalui konsensus atau diajukan ke pemungutan suara.

“Saya pikir ini adalah pernyataan yang kuat dari Majelis Umum tentang penentangan kuat kami terhadap apa yang terjadi di Myanmar, dan keinginan kuat kami untuk beralih kembali ke proses pencapaian demokrasi di negara ini, hak-hak sipil dan ekonomi untuk semua orang termasuk Rohingya,” kata Rae tentang rancangan resolusi seperti dikutip dari AP.

Rancangan tersebut menyerukan angkatan bersenjata Myanmar untuk menghormati kehendak rakyat sebagaimana diungkapkan secara bebas oleh hasil pemilihan umum 8 November 2020. Resolusi juga mengatakan Parlemen harus diizinkan untuk bersidang dan angkatan bersenjata dan badan negara lainnya harus dibawa ke dalam pemerintah sipil inklusif yang mewakili kehendak rakyat.

Baca juga: Redam Aksi Perlawanan, Pasukan Junta Myanmar Pakai Taktik Bumi Hangus

Tidak seperti resolusi Dewan Keamanan, resolusi Majelis Umum tidak mengikat secara hukum, tetapi mereka mencerminkan opini global dan para pendukung rancangan percaya itu akan memberikan dampak.

Rae, mantan utusan khusus Kanada untuk Myanmar, tidak percaya negara itu dapat kembali ke isolasi seperti di masa lalu karena orang-orang di Myanmar telah mengembangkan rasa keterbukaan, demokrasi, partisipasi, dan hak-hak sosial dan politik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
AS Ancam Utusan Palestina...
AS Ancam Utusan Palestina di PBB untuk Mundur dari Pencalonan Ketua Majelis Umum
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved