Macron Ditampar, Buku Hitler dan Senjata Ditemukan di Rumah Tersangka
Kamis, 10 Juni 2021 - 04:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Terbongkar, Orang-orang Super Kaya AS ‘Hampir’ Tak Bayar Pajak Penghasilan
Presiden Prancis Macron ditampar wajahnya setelah berlari ke arah kerumunan orang yang dipisahkan darinya oleh penghalang logam. Saat itu dua pengawal Macron di sampingnya dan dua lainnya bergegas untuk mengejarnya.
Juru bicara Macron membantah laporan bahwa dia telah diperingatkan oleh petugas keamanannya untuk tidak mendekati orang-orang tersebut.
"Jelas presiden republik akan terus berhubungan langsung dengan rakyat Prancis, sama seperti pemerintah lainnya," papar Gabriel Attal.
Beberapa jam setelah insiden itu, Macron mengatakan itu adalah "peristiwa yang terpisah" dan "orang-orang yang melakukan kekerasan" tidak boleh diizinkan untuk membajak debat publik.
Siapa saja tersangkanya? Orang pertama, yang diduga menampar presiden, diyakini memiliki ketertarikan pada sejumlah tokoh sayap kanan dan monarki, serta sejarah Prancis abad pertengahan.
Di halaman Instagram-nya, dia menggambarkan dirinya sebagai bagian dari federasi nasional seni bela diri Eropa yang bersejarah, di samping foto dirinya mengenakan kostum Abad Pertengahan dan membawa pedang panjang.
Presiden Prancis Macron ditampar wajahnya setelah berlari ke arah kerumunan orang yang dipisahkan darinya oleh penghalang logam. Saat itu dua pengawal Macron di sampingnya dan dua lainnya bergegas untuk mengejarnya.
Juru bicara Macron membantah laporan bahwa dia telah diperingatkan oleh petugas keamanannya untuk tidak mendekati orang-orang tersebut.
"Jelas presiden republik akan terus berhubungan langsung dengan rakyat Prancis, sama seperti pemerintah lainnya," papar Gabriel Attal.
Beberapa jam setelah insiden itu, Macron mengatakan itu adalah "peristiwa yang terpisah" dan "orang-orang yang melakukan kekerasan" tidak boleh diizinkan untuk membajak debat publik.
Siapa saja tersangkanya? Orang pertama, yang diduga menampar presiden, diyakini memiliki ketertarikan pada sejumlah tokoh sayap kanan dan monarki, serta sejarah Prancis abad pertengahan.
Di halaman Instagram-nya, dia menggambarkan dirinya sebagai bagian dari federasi nasional seni bela diri Eropa yang bersejarah, di samping foto dirinya mengenakan kostum Abad Pertengahan dan membawa pedang panjang.
Lihat Juga :