Macron Ditampar, Buku Hitler dan Senjata Ditemukan di Rumah Tersangka

loading...
Macron Ditampar, Buku Hitler dan Senjata Ditemukan di Rumah Tersangka
Petugas keamanan membawa Presiden Prancis Emmanuel Macron menjauhi kerumuman setelah ditampar. Foto/bbc
PARIS - Penyelidik menemukan senjata dan salinan buku anti-Semit Hitler, Mein Kampf, di rumah salah satu dari dua tersangka yang ditahan setelah menampar wajah Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Pria berusia 28 tahun ditangkap di luar sekolah hotel di tenggara Prancis.

Rumah mereka digeledah setelah penamparan wajah Macron di Tain-l'Hermitage.



Baca juga: Presiden Prancis Emmanuel Macron Ditampar Wajahnya, 2 Orang Ditangkap

Buku dan sejumlah senjata dilaporkan ditemukan di rumah pria yang dicurigai merekam serangan terhadap Macron tersebut.

Baca juga: Lavrov: Rusia Tak Punya Ambisi Superpower dan Tak Minat Jadi 'Mesias' Dunia

Di antara senjata yang dikatakan telah ditemukan di rumahnya adalah pedang, belati, dan senapan kolektor yang secara sah dimilikinya. Tidak jelas apakah senjata itu berfungsi dengan baik.

Baca juga: Terbongkar, Orang-orang Super Kaya AS ‘Hampir’ Tak Bayar Pajak Penghasilan

Presiden Prancis Macron ditampar wajahnya setelah berlari ke arah kerumunan orang yang dipisahkan darinya oleh penghalang logam. Saat itu dua pengawal Macron di sampingnya dan dua lainnya bergegas untuk mengejarnya.

Juru bicara Macron membantah laporan bahwa dia telah diperingatkan oleh petugas keamanannya untuk tidak mendekati orang-orang tersebut.



"Jelas presiden republik akan terus berhubungan langsung dengan rakyat Prancis, sama seperti pemerintah lainnya," papar Gabriel Attal.

Beberapa jam setelah insiden itu, Macron mengatakan itu adalah "peristiwa yang terpisah" dan "orang-orang yang melakukan kekerasan" tidak boleh diizinkan untuk membajak debat publik.

Siapa saja tersangkanya? Orang pertama, yang diduga menampar presiden, diyakini memiliki ketertarikan pada sejumlah tokoh sayap kanan dan monarki, serta sejarah Prancis abad pertengahan.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top