Ini Alasan UU Senjata Api yang Lebih Ketat di AS Sulit Terwujud

Minggu, 06 Juni 2021 - 01:00 WIB
loading...
Ini Alasan UU Senjata...
Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengumumkan langkah-langkah terbatas untuk mengatasi kekerasan senjata di AS. Tetapi, langkah-langkah yang lebih ambisius akan lebih sulit untuk dilakukan, meskipun ada dukungan publik yang luas.

Melansir Japan Today, hak senjata adalah salah satu masalah paling memecah belah dalam politik Amerika. Pendukung melihat senjata api sebagai alat penting untuk pertahanan diri, menembak, dan berburu sasaran, serta simbol kuat hak individu. Sementara kritikus mengatakan, pendekatan permisif Amerika menyebabkan puluhan ribu kematian setiap tahun.

Baca: Biden Serukan Kongres Hentikan 'Epidemi' Penembakan Massal di AS

Menurut Small Arms Survey, seperti dilansir Japan Today, sebuah kelompok penelitian yang berbasis di Jenewa, dengan sekitar 121 senjata api yang beredar untuk setiap 100 penduduk, AS sejauh ini merupakan masyarakat yang paling bersenjata di dunia,

Namun, kepemilikan senjata menjadi kurang umum di seluruh negeri. Menurut lembaga think tank RAND Corp, satu dari tiga rumah tangga AS memiliki senjata api pada tahun 2016. Kepemilikan sangat bervariasi di setiap negara bagian, 66% rumah tangga di Montana memiliki senjata api, dibandingkan dengan hanya 8% di New Jersey.

Amandemen Kedua Konstitusi AS mengabadikan "hak untuk memiliki senjata", yang telah ditafsirkan oleh Mahkamah Agung untuk memungkinkan individu menyimpan pistol di rumah untuk membela diri. Pengadilan yang cenderung konservatif mungkin segera memutuskan apakah pemilik senjata dapat membawa senjata ke luar rumah.

Baca: Konser di AS Ditembaki Tanpa Pandang Bulu, 2 Tewas, 20 Luka
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved