Biden Serukan Kongres Hentikan 'Epidemi' Penembakan Massal di AS

Kamis, 27 Mei 2021 - 19:11 WIB
loading...
Biden Serukan Kongres...
Presiden AS, Joe Biden mendesak Kongres AS untuk menerapkan langkah-langkah yang secara efektif akan memerangi kekerasan senjata yang meningkat di negara itu. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Joe Biden mendesak Kongres AS untuk menerapkan langkah-langkah yang secara efektif akan memerangi kekerasan senjata yang meningkat di negara itu. Desakan ini datang setelah terjadinya penembakan di San Jose, California.

Biden menuturkanbahwa dia akan memerintahkan agar bendera Amerika diturunkan setengah tiang, seperti yang dia lakukan setelah beberapa penembakan baru-baru ini, termasuk yang terjadi di Atlanta, Georgia dan Boulder, Colorado .

"Saya mendesak Kongres untuk segera mengambil tindakan dan memperhatikan seruan rakyat Amerika, termasuk sebagian besar pemilik senjata, untuk membantu mengakhiri epidemi kekerasan senjata di Amerika," kata Biden.

"Setiap nyawa yang terkena peluru menembus jiwa bangsa kita. Kami bisa dan kami harus, berbuat lebih banyak," sambungya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (27/5/2021). Baca juga: Karyawan 'Aneh dan Kesepian' Bunuh 8 Orang di Dipo Kereta, Lalu Bunuh Diri

Terkait dengan penembakan San Jose, Biden menuturkan, dia masih menunggu laporan lengkap mengenai kejadian itu dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga dan kerabat korban.

“Kami masih menunggu banyak detail dari penembakan massal terbaru ini, tapi ada beberapa hal yang kami tahu pasti. Sedikitnya ada delapan keluarga yang tidak akan pernah utuh lagi. Ada anak-anak, orang tua dan pasangan yang menunggu untuk mendengar apakah seseorang yang mereka cintai akan pulang," ujarnya.

"Ada saudara dan saudari serikat - orang yang baik, jujur, pekerja keras - yang berduka atas keinginan mereka sendiri," tukasnya. Baca juga: Sah! Pengadilan Putuskan Xiaomi Tidak Lagi Masuk Daftar Hitam Pemerintah AS
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved