Jual Film Korsel, Pria Korut Dieksekusi Tembak di Depan Keluarganya
Jum'at, 28 Mei 2021 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Lee ditembak sebanyak 12 kali dan kemudian jasadnya dibawa pergi dalam karung jerami.
“Di masa lalu, [orang-orang seperti Lee] dikirim ke kamp kerja paksa atau pendidikan ulang. Merupakan kesalahan besar untuk percaya bahwa Anda akan menerima hukuman ringan. Perilaku reaksioner seperti itu membantu orang-orang yang berusaha menghancurkan sosialisme kita," lanjut laporan pemerintah.
"Reaksioner seharusnya tidak dibiarkan hidup tanpa rasa takut dalam masyarakat kita," imbuh laporan tersebut, yang dilansir The Mirror, Jumat (28/5/2021).
Sumber di Korea Utara mengatakan setelah pihak berwenang membacakan putusan bersalah, suara dua belas tembakan terdengar sebelum tubuh tak bernyawa Lee dimasukkan ke dalam karung jerami dan dimasukkan ke dalam kotak, dan kemudian dibawa ke suatu tempat.
"Istri, putra, dan putri Lee pingsan di tempat mereka berdiri di barisan depan area eksekusi. Sementara semua orang menyaksikan, pejabat kementerian keamanan negara mengambil mereka dan memasukkannya ke dalam truk kargo dengan jendela berjeruji untuk diangkut ke kamp tahanan politik," lanjut sumber tersebut.
“Tetangga keluarga itu langsung menangis ketika mereka melihat empat penjaga keamanan menjemput istri Lee yang pingsan dan melemparkannya [ke dalam van] seperti koper, tetapi mereka harus menutup mulut mereka dan menangis dalam diam karena takut ketahuan dalam tindakan tanpa belas kasihan terhadap seorang reaksioner," imbuh sumber itu.
Baca juga: Kim Jong-un: Korut Berada dalam Pertempuran Melawan Anti-Sosialis
“Di masa lalu, [orang-orang seperti Lee] dikirim ke kamp kerja paksa atau pendidikan ulang. Merupakan kesalahan besar untuk percaya bahwa Anda akan menerima hukuman ringan. Perilaku reaksioner seperti itu membantu orang-orang yang berusaha menghancurkan sosialisme kita," lanjut laporan pemerintah.
"Reaksioner seharusnya tidak dibiarkan hidup tanpa rasa takut dalam masyarakat kita," imbuh laporan tersebut, yang dilansir The Mirror, Jumat (28/5/2021).
Sumber di Korea Utara mengatakan setelah pihak berwenang membacakan putusan bersalah, suara dua belas tembakan terdengar sebelum tubuh tak bernyawa Lee dimasukkan ke dalam karung jerami dan dimasukkan ke dalam kotak, dan kemudian dibawa ke suatu tempat.
"Istri, putra, dan putri Lee pingsan di tempat mereka berdiri di barisan depan area eksekusi. Sementara semua orang menyaksikan, pejabat kementerian keamanan negara mengambil mereka dan memasukkannya ke dalam truk kargo dengan jendela berjeruji untuk diangkut ke kamp tahanan politik," lanjut sumber tersebut.
“Tetangga keluarga itu langsung menangis ketika mereka melihat empat penjaga keamanan menjemput istri Lee yang pingsan dan melemparkannya [ke dalam van] seperti koper, tetapi mereka harus menutup mulut mereka dan menangis dalam diam karena takut ketahuan dalam tindakan tanpa belas kasihan terhadap seorang reaksioner," imbuh sumber itu.
Baca juga: Kim Jong-un: Korut Berada dalam Pertempuran Melawan Anti-Sosialis
Lihat Juga :