Rusia Tolak Pesawat Austria Terbang ke Moskow Melewati Belarusia

Jum'at, 28 Mei 2021 - 03:32 WIB
loading...
Rusia Tolak Pesawat...
Rusia tolak pesawat Austrian Airlines terbang ke Moskow melewati Belarusia. Foto/Ilustrasi
A A A
WINA - Otoritas penerbangan Rusia tidak mengizinkan pesawat milik Austrian Airlines menggunakan rute alternatif yang melewati Belarusia untuk penerbangan dari Wina ke Moskow. Hal itu diungkapkan oleh perwakilan maskapai penerbangan Austria kepada TASS.

Sebelumnya pada 25 Mei, Austrian Airlines memberi tahu TASS bahwa maskapai penerbangan tersebut memutuskan untuk menangguhkan penerbangan melalui wilayah udara Belarusia dan menghindari Belarusia sehubungan dengan keputusan Uni Eropa (UE) setelah pendaratan paksa pesawat Ryanair di Minsk pada 23 Mei. Penerbangan dari Wina ke Moskow, yang dijadwalkan pada 27 Mei, seharusnya tidak terbang di atas Belarusia.

Pada 26 Mei, Kementerian Transportasi Austria mengatakan kepada TASS bahwa EASA mengeluarkan buletin informasi keamanan di mana maskapai penerbangan Eropa disarankan untuk menghindari wilayah udara Belarusia.

"Austrian Airlines telah menangguhkan penerbangan di atas wilayah udara Belarusia hingga pemberitahuan lebih lanjut berdasarkan rekomendasi dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA)," ujarnya mengomentari pembatalan penerbangan dari Wina ke Moskow Kamis pagi.

"Untuk alasan ini, perlu juga untuk menyesuaikan rute penerbangan dari Wina ke Moskow. Perubahan jalur penerbangan harus disetujui oleh pihak berwenang. Pejabat Rusia tidak memberikan persetujuan mereka kepada kami. Akibatnya, Austrian Airlines terpaksa membatalkan penerbangan hari ini dari Wina ke Moskow," tutur pejabat itu dikutip dari kantor berita Rusia itu, Jumat (28/5/2021).

Penolakan Rusia ini pun menuai tanggapan dari Austria melalui Kementerian Luar Negerinya.

"Reaksi Rusia sama sekali tidak dapat dipahami oleh kami," kata Kementerian Luar Negeri Austria dalam sebuah pernyataan tentang masalah tersebut, menurut Reuters.

"Kementerian Luar Negeri Austria mengkomunikasikan hal ini kepada duta besar Rusia hari ini. Duta Besar Austria di Moskow juga menyampaikan posisi ini kepada Rusia," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Newsweek.

Tidak hanya Austrian Airlines, Air France juga mendapatkan situasi yang sama. Pada hari Rabu, maskapai tersebut mengatakan terpaksa menunda penerbangan Paris-Moskow setelah Rusia tidak menyetujui rute baru yang melewati Belarusia. Hari ini, penerbangan dibatalkan setelah Rusia kembali gagal mengizinkan rute baru ke Moskow yang menghindari Belarusia.

Penolakan penerbangan tersebut dilihat sebagai unjuk dukungan dari Rusia untuk Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, yang membuat marah banyak pemimpin di seluruh dunia karena pengalihan pesawat Ryanair.

Sejak itu, penerbangan menghindari langit di atas Belarusia selama insiden hari Minggu, ketika otoritas penerbangan negara itu dilaporkan memberi tahu awak penerbangan Ryanair bahwa ada ancaman bom ke pesawat tersebut. Pesawat itu mendarat dengan didampingi pengawalan jet tempur di ibu kota Belarusia, Minsk.

Baca juga: Demi Menangkap Oposisi Belarusia, Penerbangan Ryanair Diancam Bom

Penerbangan Ryanair telah dijadwalkan untuk terbang dari Yunani melalui Belarusia ke tujuannya di Lituania. Namun, setelah dipaksa turun di Minsk, jurnalis pembangkang Roman Pratasevich dan rekan seperjalanannya ditangkap.

UEbereaksi dengan melarang maskapai negara Belarusia Belavia dari wilayah udaranya dan mendorong maskapai penerbangan untuk menghindari terbang di atas Belarusia. Pada hari Rabu, Departemen Luar Negeri AS memperbarui nasihat Jangan Bepergian untuk Belarus dan memperingatkan orang Amerika tentang "risiko penahanan" di negara itu.

Baca juga: UE Larang Pesawat Melintasi Langit Belarusia Pasca Insiden 'Pembajakan' Ryanair
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved