Ribuan Migran Berenang dari Maroko ke Spanyol

Rabu, 19 Mei 2021 - 00:32 WIB
loading...
Ribuan Migran Berenang...
Ribuan migran berenang dari Maroko ke wilayah kantong Spanyol Ceuta. Foto/Reuters
A A A
MADRID - Pihak berwenang Spanyol mengatakan setidaknya 6.000 orang, termasuk sekitar 1.500 anak di bawah umur, berenang dari Maroko ke daerah kantongnegara itu yang berbatasan di Ceuta pada hari Senin. Ini adalah gelombang migrasi ilegal terbesar di wilkayah itu dalam satu hari.

Juru bicara pemerintah Spanyol di Ceuta mengatakan para migran berenang dari dua lokasi, dengan beberapa memasuki Ceuta selatan di pantai Tarajal, dan kelompok yang lebih besar memasuki utara kota di pantai Benzu.

"Seorang pria tenggelam dalam prosesnya," tambah juru bicara itu seperti dikutip dari CNN, Rabu (19/5/2021).

Lihat foto: Tertahan di Karantina, Pekerja Migran Berlebaran Lewat Panggilan Video

Di kedua lokasi, para migran berenang di sekitar pemecah gelombang berbatu yang menjorok ke Laut Tengah yang menandai perbatasan antar negara. Juru bicara itu mengatakan jarak pendek dalam setiap kasus.

Ceuta adalah daerah kantong dari sekitar 84.000 orang Spanyol di pantai utara Maroko dan wilayah itu berada di tanah Uni Eropa. Ceuta menjadi daerah terpenting bagi para migran yang mencoba masuk ke Benua Biru.

"Saya belum pernah melihat situasi seperti ini, belum pernah terjadi sebelumnya, saya tidak pernah merasa begitu frustrasi dan sedih," kata Presiden Ceuta Juan Jesus Vivas, kepada stasiun televisi Spanyol TVE, Selasa.

"Ini adalah situasi yang kacau, sangat kacau sehingga kami tidak bisa memastikan jumlah pasti para migran saat ini," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Spanyol Panggil Dubes...
Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza
2 Tentara AS Hilang...
2 Tentara AS Hilang dalam Latihan Perang di Maroko, Diduga Jatuh ke Laut
Sering Dikritik Spanyol,...
Sering Dikritik Spanyol, AS Ancam Tangguhkan Keanggotaan Negeri Matador di NATO
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Maroko Temani Brasil...
Maroko Temani Brasil ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Haiti Tersingkir
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Berita Terkini
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved