Pengaruh China Menjangkau Afrika, Jenderal AS Waswas
Kamis, 06 Mei 2021 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Lebih khusus lagi, pejabat AS lainnya mengatakan bahwa China telah mengincar lokasi pelabuhan di Teluk Guinea.
Laporan Departemen Pertahanan AS tahun 2020 tentang kekuatan militer China, mengatakan negara itu kemungkinan telah mempertimbangkan untuk menambahkan fasilitas militer guna mendukung angkatan laut, udara, dan daratnya di Angola, di antara lokasi-lokasi lainnya. Dan dicatat bahwa sejumlah besar minyak dan gas alam cair yang diimpor dari Afrika serta Timur Tengah, menjadikan kawasan itu prioritas tinggi bagi China selama 15 tahun ke depan.
Henry Tugendhat, analis kebijakan senior di Institut Perdamaian Amerika Serikat, mengatakan China memiliki banyak kepentingan ekonomi di pantai barat Afrika, termasuk perikanan dan minyak. China juga telah membantu mendanai dan membangun pelabuhan komersial besar di Kamerun.
Dia mengatakan bahwa setiap upaya Beijing untuk mendapatkan pelabuhan angkatan laut di pantai Atlantik akan menjadi perluasan kehadiran militer China. Tetapi keinginan untuk mengakses laut, katanya, mungkin terutama untuk keuntungan ekonomi, daripada kemampuan militer.
Baca juga: Pentagon Nyatakan Konflik AS dengan China Tidak Terelakkan
Townsend dan komandan militer regional lainnya mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang China selama dengar pendapat dengan Kongres baru-baru ini. Dia, bersama dengan Laksamana Craig Faller, kepala Komando Selatan AS, dan Jenderal Frank McKenzie, kepala Komando Pusat AS, berjuang untuk mempertahankan pasukan militer, pesawat, serta aset pengawasan mereka saat Pentagon terus meninjau peralihan ke kekuatan besar kompetisi.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin sedang melakukan tinjauan postur global untuk menentukan apakah militer Amerika mungkin ditempatkan di tempat yang seharusnya, dan dalam jumlah yang tepat, di seluruh dunia untuk mempertahankan dominasi global dengan sebaik-baiknya. Review itu diharapkan selesai pada akhir musim panas.
Laporan Departemen Pertahanan AS tahun 2020 tentang kekuatan militer China, mengatakan negara itu kemungkinan telah mempertimbangkan untuk menambahkan fasilitas militer guna mendukung angkatan laut, udara, dan daratnya di Angola, di antara lokasi-lokasi lainnya. Dan dicatat bahwa sejumlah besar minyak dan gas alam cair yang diimpor dari Afrika serta Timur Tengah, menjadikan kawasan itu prioritas tinggi bagi China selama 15 tahun ke depan.
Henry Tugendhat, analis kebijakan senior di Institut Perdamaian Amerika Serikat, mengatakan China memiliki banyak kepentingan ekonomi di pantai barat Afrika, termasuk perikanan dan minyak. China juga telah membantu mendanai dan membangun pelabuhan komersial besar di Kamerun.
Dia mengatakan bahwa setiap upaya Beijing untuk mendapatkan pelabuhan angkatan laut di pantai Atlantik akan menjadi perluasan kehadiran militer China. Tetapi keinginan untuk mengakses laut, katanya, mungkin terutama untuk keuntungan ekonomi, daripada kemampuan militer.
Baca juga: Pentagon Nyatakan Konflik AS dengan China Tidak Terelakkan
Townsend dan komandan militer regional lainnya mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang China selama dengar pendapat dengan Kongres baru-baru ini. Dia, bersama dengan Laksamana Craig Faller, kepala Komando Selatan AS, dan Jenderal Frank McKenzie, kepala Komando Pusat AS, berjuang untuk mempertahankan pasukan militer, pesawat, serta aset pengawasan mereka saat Pentagon terus meninjau peralihan ke kekuatan besar kompetisi.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin sedang melakukan tinjauan postur global untuk menentukan apakah militer Amerika mungkin ditempatkan di tempat yang seharusnya, dan dalam jumlah yang tepat, di seluruh dunia untuk mempertahankan dominasi global dengan sebaik-baiknya. Review itu diharapkan selesai pada akhir musim panas.
(ian)
Lihat Juga :