Pengaruh China Menjangkau Afrika, Jenderal AS Waswas

Kamis, 06 Mei 2021 - 13:45 WIB
loading...
A A A
"Proyek pelabuhan, upaya ekonomi, infrastruktur dan perjanjian serta kontrak mereka akan mengarah pada akses yang lebih besar di masa depan. Mereka melindungi nilai taruhan mereka dan membuat taruhan besar di Afrika,” jelasnya.

Baca juga: Menlu AS: China Bertindak Lebih Represif dan Lebih Agresif!

Pangkalan angkatan laut luar negeri pertama China dibangun bertahun-tahun yang lalu di Djibouti di Tanduk Afrika dan terus meningkatkan kapasitasnya. Townsend mengatakan sebanyak 2.000 personel militer berada di pangkalan itu, termasuk ratusan Marinir yang menangani keamanan di sana.

“Mereka pasti memiliki senjata dan amunisi. Mereka memiliki kendaraan tempur lapis baja. Kami pikir mereka akan segera menempatkan helikopter di sana untuk kemungkinan menyertakan helikopter serang,” ucap Townsend.

Untuk beberapa waktu, banyak yang mengira bahwa China sedang bekerja untuk mendirikan pangkalan Angkatan Laut di Tanzania, sebuah negara di pantai timur Afrika, yang memiliki hubungan militer yang kuat dan telah berlangsung lama dengan Beijing. Tapi Townsend mengatakan tampaknya belum ada keputusan tentang itu.

Dia mengatakan bahwa sementara China telah berusaha keras untuk mendapatkan basis di Tanzania, itu bukanlah lokasi yang paling dia khawatirkan.

Baca juga: Kapal Induk China Rampungkan Latihan Perang di Laut China Selatan

"Itu di sisi Samudra Hindia," katanya. "Saya ingin berada di Tanzania, bukan di pantai Atlantik. Pantai Atlantik sangat mengkhawatirkan saya," katanya, menunjuk ke jarak yang relatif lebih pendek dari pantai barat Afrika ke AS. Dalam mil laut, pangkalan di pantai Atlantik utara Afrika bisa jauh lebih dekat ke AS daripada fasilitas militer di China ke pantai barat Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved