Diduga Menghina Ratu, Seniman Malaysia Diciduk Polisi

Sabtu, 24 April 2021 - 14:32 WIB
loading...
Diduga Menghina Ratu,...
Seniman, Fahmi Reza, diciduk polisi karena diduga membuat playlist satir yang menyindir Ratu Malaysia. Foto/singaporenewslive.com
A A A
KUALA LUMPUR - Seorang seniman Malaysia ditangkap karena diduga menghina ratu dengan memposting daftar lagu (playlist) satir secara online. Penangkapan ini memicu kekhawatiran tentang penindasan yang semakin meluas terhadap kebebasan berekspresi.

Polisi Malaysia menangkapan artis Fahmi Reza, yang juga seorang aktivis. Fahmi terkenal dengan kartun Najib Razak yang digambarkan sebagai badut dan menjadi simbol protes sebelum rezim mantan pemimpin Malaysia yang dilanda skandal itu kehilangan kekuasaannya pada tahun 2018.

"Dia ditahan Jumat malam karena daftar lagu yang dia posting di Spotify yang diduga menghina ratu Malaysia, Tunku Azizah Aminah Maimunah," kata polisi seperti dikutip dari France24, Sabtu (24/4/2021).

Daftar lagu itu menampilkan potret kerajaan dan 101 lagu, hampir semuanya termasuk kata "cemburu", kata pejabat senior polisi Huzir Mohamed dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Malaysia Kerahkan Kapal Selam Bantu Pencarian KRI Nanggala-402

Peristiwa itu terjadi setelah badai kritik di dunia maya yang dipicu oleh pertanyaan seorang netizen tentang keluarga kerajaan dan vaksin virus corona, dan sang ratu dilaporkan menjawab, "Apakah kamu cemburu?".

Huzir mengatakan Fahmi sedang diselidiki karena melanggar undang-undang hasutan, dan menghadapi hukuman tiga tahun jika terbukti bersalah. Dia juga sedang diperiksa di bawah undang-undang komunikasi.

"Tindakan tegas akan diambil tanpa kompromi terhadap siapa pun yang dengan sengaja mengancam keamanan publik," katanya.

Fahmi muncul di pengadilan pada hari Sabtu dan polisi diberikan perintah penahanan satu hari, yang berarti dia kemungkinan akan dibebaskan di kemudian hari.

Baca juga: Malaysia Pastikan Hadiri KTT ASEAN Soal Myanmar di Jakarta

Keluarga Kerajaan di Malaysia yang mayoritas Muslim dihormati secara luas, dan mereka yang dianggap telah menghina mereka seringkali menghadapi hukuman.

Fahmi (44) pernah berselisih dengan pihak berwenang sebelumnya, dan dipenjara selama sebulan pada 2018 karena kartun Najib.

Penangkapan terakhirnya memicu kecaman, dan menambah kekhawatiran tentang memburuknya kebebasan berekspresi sejak partai yang dilanda skandal kembali berkuasa tahun lalu menyusul runtuhnya pemerintahan reformis.

"Penangkapan ini tidak beralasan, tidak proporsional dan menunjukkan respon keras pemerintah saat ini yang terus-menerus terhadap segala bentuk ekspresi yang kritis terhadap kekuasaan yang berkuasa," kata sebuah koalisi kelompok hak asasi manusia.

Baca juga: Tujuh Tahun Hilang, Metode Baru Ungkap Kemungkinan Lokasi Jatuhnya MH370

"Satir memainkan peran penting dalam masyarakat sebagai ruang untuk komentar, diskusi dan debat tentang nilai-nilai bersama," imbuhnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved