PBB Desak UEA Buktikan Putri Latifa Masih Hidup

loading...
PBB Desak UEA Buktikan Putri Latifa Masih Hidup
PBB desak UEA memberikan bukti konkrit jika putri penguasa Dubai, Putri Latifa al Maktoum, masih hidup. Foto/BBC
JENEWA - PBB telah meminta Uni Emirat Arab (UEA) untuk memberikan bukti "konkret" bahwa Putri Latifa al Maktoum , putri penguasa Dubai yang dilaporkan ditahan, masih hidup. PBB mengatakan membutuhkan lebih banyak informasi terkait hal tersebut.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jenewa pada hari Selasa, pakar hak asasi manusia PBB juga mengatakan dia harus dibebaskan segera.

Para ahli PBB meminta pemerintah UEA sekali lagi untuk memberikan informasi yang berarti tentang nasib Putri Latifa tanpa penundaan. Mereka meminta verifikasi independen atas kondisi di mana dia ditahan, dan untuk pembebasannya segera.

"Pernyataan yang dikeluarkan oleh otoritas Emirates hanya menunjukkan bahwa dia dirawat di rumah tidak cukup pada tahap ini," bunyi pernyataan itu.

"Kami khawatir bahwa, setelah rilis publik pada bulan Februari dari rekaman di mana Sheikha Latifa melaporkan dirampas kebebasannya bertentangan dengan keinginannya, dan permintaan resmi berikutnya untuk informasi lebih lanjut tentang situasinya, tidak ada informasi konkret yang diberikan oleh otoritas," pernyataan itu menambahkan seperti dikutip dari BBC, Rabu (21/4/2021).



Baca juga: PBB Tagih Bukti Putri Latifa Masih Hidup kepada UEA

Putri Latifa mencoba melarikan diri dari Dubai pada 2018. Dalam rekaman yang dibagikan dengan BBC Panorama, dia mengatakan pasukan komando membiusnya dan membawanya kembali ke tahanan.

Keluarga kerajaan Dubai sebelumnya mengatakan Putri Latifa aman dan dirawat di rumah.

Pada 5 Maret, PBB mengatakan masih menunggu rincian lebih lanjut dari UEA atau dua minggu setelah permintaan awal untuk bukti kehidupan.

Baca juga: PBB Belum Mendapatkan Bukti Putri Latifa Masih Hidup



Dalam rekaman yang diperoleh BBC Panorama pada Februari lalu, Putri Latifa mengatakan dia disandera di sebuah vila yang diubah menjadi penjara tanpa akses ke bantuan medis.

Ayah Latifa, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum, adalah salah satu kepala negara terkaya di dunia, penguasa Dubai dan wakil presiden UEA.

Dengan bantuan teman-temannya, Putri Latifa mengatakan dia mencoba melarikan diri dari Dubai untuk memulai hidup baru pada Februari 2018.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top