AS Berupaya Cegah Arab Saudi Memperoleh Bom Nuklir

Sabtu, 17 April 2021 - 14:58 WIB
loading...
AS Berupaya Cegah Arab...
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Sekelompok anggota Parlemen Amerika Serikat (AS) telah mengajukan rancangan undang-undang (RUU) yang berupaya menghentikan potensi Arab Saudi mendapatkan senjata atau bom nuklir . Langkah para anggota Parlemen Amerika itu muncul setelah China diam-diam membantu Riyadh untuk memperluas program nuklirnya.

"RUU 'The Saudi WMD Act', bertujuan untuk mengambil langkah-langkah untuk menghalangi akses ke teknologi sensitif yang dapat membuka jalan ke Arab Saudi untuk memperoleh senjata nuklir," bunyi siaran pers para anggota Parlemen Amerika saat mengumumkan RUU itu pada Kamis waktu Washington.

Baca juga: Bikin Geger, Ilmuwan AS Ciptakan Makhluk Campuran Manusia-Monyet

RUU diperkenalkan di Senat oleh senator Ed Markey dan Jeff Merkley, dan diperkenalkan di DPR atau Parlemen oleh anggota Kongres Ted Lieu dan Joaquin Castro.

"Senjata nuklir di tangan teroris dan rezim jahat adalah salah satu ancaman paling parah bagi keamanan rakyat Amerika dan mitra kami di seluruh dunia," kata Merkley dalam sebuah pernyataan.

"Jika Arab Saudi bekerja untuk merusak nonproliferasi global dan rezim kontrol senjata, dengan bantuan China atau siapa pun, AS harus merespons," ujarnya, seperti dikutip Middle East Eye, Sabtu (17/4/2021).

"RUU ini membutuhkan transparansi yang lebih besar dalam upaya Arab Saudi untuk membangun program rudal balistik dan nuklir sipil," paparnya.

Jika disahkan, tindakan tersebut akan mengharuskan administrasi Joe Biden untuk menentukan apakah ada orang atau negara asing yang telah mentransfer atau mengekspor item "Kategori Satu" ke Arab Saudi di bawah Rezim Kontrol Teknologi Rudal (MTCR), pemahaman politik informal yang bertujuan untuk membatasi jumlah proliferasi rudal di seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Kecam Netanyahu, Mantan...
Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!
Rekomendasi
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved