AS Berupaya Cegah Arab Saudi Memperoleh Bom Nuklir
Sabtu, 17 April 2021 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
Badan-badan tersebut menganalisis dugaan kolaborasi antara kedua negara di situs yang tidak dideklarasikan di kerajaan, dekat dengan area produksi panel surya.
Baca juga: Ratu Elizabeth II Kuburkan Pangeran Philip Hari Ini, Begini Prosesi Megahnya
The Wall Street Journal juga melaporkan musim panas lalu bahwa situs lain yang dirahasiakan di barat laut negara itu sedang digunakan untuk mengekstrak kue kuning uranium dari bijih uranium—langkah lebih lanjut menuju pengembangan bahan bakar nuklir yang dapat menempatkan kerajaan di jalur pengembangan senjata nuklir.
Sebulan kemudian, The Guardian melaporkan bahwa Arab Saudi kemungkinan memiliki cukup cadangan bijih uranium yang dapat ditambang untuk membuka jalan bagi produksi bahan bakar nuklir dalam negeri. Laporan itu mengutip dokumen rahasia dari ahli geologi China.
Pada 2018, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman mengatakan bahwa negara itu tidak memiliki rencana untuk memperoleh bom nuklir, tetapi jika Iran mengembangkannya, maka Saudi akan mengikuti secepat mungkin.
Di bawah pemerintahan Donald Trump sebelumnya, AS telah memberikan beberapa otorisasi kepada perusahaan Amerika untuk membagikan informasi sensitif tenaga nuklir.
Baca juga: Ratu Elizabeth II Kuburkan Pangeran Philip Hari Ini, Begini Prosesi Megahnya
The Wall Street Journal juga melaporkan musim panas lalu bahwa situs lain yang dirahasiakan di barat laut negara itu sedang digunakan untuk mengekstrak kue kuning uranium dari bijih uranium—langkah lebih lanjut menuju pengembangan bahan bakar nuklir yang dapat menempatkan kerajaan di jalur pengembangan senjata nuklir.
Sebulan kemudian, The Guardian melaporkan bahwa Arab Saudi kemungkinan memiliki cukup cadangan bijih uranium yang dapat ditambang untuk membuka jalan bagi produksi bahan bakar nuklir dalam negeri. Laporan itu mengutip dokumen rahasia dari ahli geologi China.
Pada 2018, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman mengatakan bahwa negara itu tidak memiliki rencana untuk memperoleh bom nuklir, tetapi jika Iran mengembangkannya, maka Saudi akan mengikuti secepat mungkin.
Di bawah pemerintahan Donald Trump sebelumnya, AS telah memberikan beberapa otorisasi kepada perusahaan Amerika untuk membagikan informasi sensitif tenaga nuklir.
(min)
Lihat Juga :