India dan Pakistan Gelar Perundingan Rahasia Atasi Kebuntuan Kashmir

Kamis, 15 April 2021 - 04:04 WIB
loading...
India dan Pakistan Gelar...
Ranger Pakistan (seragam hitam) dan Pasukan Keamanan Perbatasan India bertemu saat parade Hari Kemerdekaan Pakistan ke-72 di dekat Lahore, Pakistan, 14 Agustus 2019. Foto/REUTERS
A A A
NEW DELHI - Para perwira tinggi intelijen India dan Pakistan mengadakan perundingan rahasia di Dubai pada Januari untuk menenangkan ketegangan militer di wilayah Kashmir yang disengketakan.

Informasi itu diungkapkan orang-orang yang mengetahui masalah tersebut pada Reuters di Delhi.

Hubungan antara rival bersenjata nuklir itu telah membeku sejak pemboman bunuh diri terhadap konvoi militer India di Kashmir pada 2019.

Baca juga: Pertama di Dunia, Denmark Setop Penggunaan Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Para pelaku pengeboman itu diduga militan yang berbasis di Pakistan yang menyebabkan India mengirim pesawat tempur ke Pakistan.

Baca juga: Kelinci Terbesar di Dunia Dicuri, Polisi Inggris Buru Para Pelaku

Pada 2020, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi mencabut otonomi Kashmir yang diperintah India untuk memperketat cengkeramannya atas wilayah itu.

Baca juga: Menlu Iran: Sanksi dan Sabotase Tak Akan Paksa Kami Bernegosiasi

Langkah India memprovokasi kemarahan di Pakistan dan memicu penurunan hubungan diplomatik serta penangguhan perdagangan bilateral.

“Tetapi kedua pemerintah telah membuka kembali jalur belakang diplomasi untuk peta jalan sederhana normalisasi hubungan selama beberapa bulan ke depan,” ungkap sejumlah sumber.

Kashmir telah lama menjadi titik api antara India dan Pakistan, yang keduanya mengklaim seluruh wilayah itu tetapi hanya menguasai sebagian.

“Pejabat dari Research and Analysis Wing India, badan mata-mata eksternal, dan Intelijen Antar-Layanan Pakistan (ISI) melakukan perjalanan ke Dubai untuk pertemuan yang difasilitasi pemerintah Uni Emirat Arab,” papar dua orang sumber.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved