Situasi di Ukraina Memanas, Biden Telepon Putin Ajak Bertemu

Rabu, 14 April 2021 - 17:10 WIB
loading...
A A A
Hubungan antara dua pemimpin dunia ini dimulai dengan awal yang kacau, dengan AS menyesuaikan posturnya dengan Rusia dengan menyelesaikan sanksi setelah peracunan dan pemenjaraan pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny, peretasan SolarWinds dan penempatan hadiahnya pada pasukan AS melayani di Afghanistan.

Dalam sebuah wawancara pada bulan Maret, Biden menyebut Putin sebagai pembunuh, mengatakan bahwa pemimpin Rusia "akan membayar harga" atas upayanya untuk merusak pemilu AS 2020.

Sebagai tanggapan, Kremlin memanggil duta besarnya untuk AS untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun. Putin sendiri menanggapi kritik Biden dengan mendoakannya selalu sehat dan mengajaknya untuk berdebat langsung di televisi.

Baca juga: Putin Tantang Biden Berdebat dan Disiarkan Secara Langsung

Situasi antara Rusia dan Ukraina telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir karena Rusia telah mengirim lebih banyak pasukan ke daerah tersebut. Sebagai tanggapan, AS telah mempertimbangkan untuk mengirim kapal perang ke Laut Hitam dalam beberapa minggu ke depan untuk menunjukkan dukungan untuk Ukraina, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CNN, Kamis lalu.

Angkatan Laut AS secara rutin beroperasi di Laut Hitam, tetapi penempatan kapal perang sekarang akan mengirim pesan khusus ke Moskow bahwa AS diawasi dengan cermat, kata pejabat itu. Pejabat Pertahanan juga mengatakan Angkatan Laut terus menerbangkan pesawat pengintai di wilayah udara internasional di atas Laut Hitam untuk memantau aktivitas angkatan laut Rusia dan setiap pergerakan pasukan di Crimea.

Baca juga: Rusia-Ukraina Bersitegang, AS Pertimbangkan Kirim Kapal Perang ke Laut Hitam
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved