Militer Myanmar Bantah Lakukan Kudeta

Sabtu, 10 April 2021 - 10:03 WIB
loading...
Militer Myanmar Bantah...
Panglima angkatan bersenjata Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing, sosok dibalik kudeta di negara itu. Foto/CNN
A A A
NAYPYIDAW - Myanmar dilanda kekacauan dan aksi protes setelah panglima tertinggi angkatan bersenjata Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing memerintahkan pasukannya untuk merebut ibu kota sebelum fajar pada 1 Februari. Pengambilalihan kekuasaan itu terjadi ketika anggota parlemen yang baru terpilih akan mengambil tempat mereka pada hari pembukaan parlemen.

Keadaan darurat menyebabkan semua kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif dialihkan ke Min Aung Hlaing.

Meski begitu, militer Myanmar membantah melakukan kudeta . Juru bicara militer Myanmar, Mayjen Zaw Min Tun mengatakan, para jenderal hanya menjaga negara sementara mereka menyelidiki pemilu yang curang.

"Ini bukan kudeta," tegasnya seperti dikutip dari CNN, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Inggris Tawarkan Perlindungan pada Duta Besar Myanmar untuk London

Zaw Min Tun mengatakan keadaan darurat bisa diperpanjang untuk tambahan enam bulan atau lebih selam dua periode dan jika tugas belum selesai. Dia tidak memberikan tanggal pasti kapan pemilu akan diadakan, tetapi mengatakan bahwa bahwa menurut konstitusi yang dirancang militer 2008, semua harus diselesaikan dalam dua tahun.

"Kita harus mengadakan pemilihan yang bebas dan adil dalam dua tahun ini," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
Viral! Tantri Kotak...
Viral! Tantri Kotak Nyaris Dipeluk Penonton Pria di Atas Panggung
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Berita Terkini
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved