Puluhan Anak Tewas, Junta Myanmar Salahkan Demonstran

Jum'at, 09 April 2021 - 10:34 WIB
loading...
A A A
Dalam insiden lain, sebuah rumah sakit militer mengklaim Kyaw Min Latt (17) meninggal setelah jatuh dari sepeda motornya di kota Dawei. Bagaimanapun, rekaman CCTV memperlihatkan seorang tentara berdiri di belakang truk menembak remaja itu saat dia menumpang dengan dua orang lainnya, yang berhasil melarikan diri. Ibunya memverifikasi rekaman itu ke CNN.

Baca juga: Pasukan Myanmar Bunuh 13 Demonstran, Ledakan Guncang Yangon

"Dokter memberi tahu kami bahwa anak saya menderita luka-luka karena terjatuh dari sepeda motor, kami tidak bisa membalas apa-apa kecuali terus mengatakan ya untuk semuanya," kata ibunya Daw Mon Mon Oo.

Dia mengatakan rontgen tubuh putranya yang dilakukan di rumah sakit kedua dibawa pergi oleh petugas dari rumah sakit yang dikelola militer.

Sertifikat kematiannya, dilihat oleh CNN, menyatakan Kyaw Min Latt meninggal pada 30 Maret karena cedera otak utama akibat jatuh dari sepeda motor.

Saat keluarganya bisa membawa pulang jenazahnya, ibunya berkata: “tidak ada luka akibat jatuhnya sepeda motor tapi hanya ada peluru masuk dan keluar, dan memar di mata kanannya.”

Pertumpahan darah di jalan-jalan Myanmar yang setiap hari diwarnai aksi protes menolak kudeta militer telah menewaskan sedikitnya 600 orang. Menurut Dana Anak-Anak PBB, 46 anak telah terbunuh sejak kudeta pecah pada awal Februari lalu.

Baca juga: Balas Dendam, Kelompok Antikudeta Buru 170 Kerabat Junta Militer Myanmar
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Ajukan Banding
Berita Terkini
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved