NYT: Israel Serang Kapal Iran di Laut Merah, Memberitahu AS Sesudahnya

Rabu, 07 April 2021 - 08:53 WIB
loading...
NYT: Israel Serang Kapal...
New York Times melaporkan Israel telah menyerang kapal Iran di Laut Merah dan memberitahu AS sesudahnya. Foto/Al Arabiya
A A A
WASHINGTON - New York Times (NYT) melaporkan, Israel telah memberitahu Amerika Serikat (AS) bahwa pasukannya telah menyerang kapal Iran , Saviz, di Laut Merah. NYT dalam laporannya mengutip seorang pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya.

Menurut NYT, seorang pejabat Amerika mengatakan Israel telah memberi tahu Amerika Serikat bahwa pasukannya telah menyerang kapal itu sekitar pukul 07:30 pagi waktu setempat.

Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim untuk berbagi komunikasi intelijen swasta, mengatakan bahwa Israel telah menyebut serangan itu sebagai pembalasan atas serangan Iran sebelumnya terhadap kapal-kapal Israel, dan Saviz telah rusak di bawah garis air. Lokasi persis kapal di Laut Merah masih belum jelas.

Pejabat Amerika itu mengatakan ada kemungkinan bahwa serangan itu telah ditunda untuk memungkinkan Dwight D. Eisenhower, sebuah kapal induk Amerika di daerah itu, untuk membuat jarak antara dirinya dan Saviz.

"Eisenhower berada sekitar 200 mil jauhnya ketika Saviz diserang," kata pejabat itu seperti dikutip dari NYT, Rabu (7/4/2021).

Diwartakan sebelumnya, sebuah kapal militer Iran yang ditempatkan di Laut Merah rusak oleh serangan ranjau limpet pada hari Selasa.

Beberapa outlet berita Iran menunjukkan gambar api dan asap yang mengepul dari kapal yang dihantam ledakan di Laut Merah, tetapi tingkat kerusakan atau korban secara keseluruhan tidak jelas.

Baca juga: Kapal Kargo Milik Garda Revolusi Iran Diserang di Laut Merah

Saviz, meskipun secara teknis diklasifikasikan sebagai kapal kargo, adalah kapal pertama yang dikerahkan untuk keperluan militer yang diketahui telah diserang dalam pertempuran Israel-Iran.

Sebuah akun media sosial dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan kapal itu telah dikerahkan di Laut Merah selama beberapa waktu untuk memerangi perompak. Kantor berita Tasnim, outlet media IRGC, mengatakan Saviz telah dirusak oleh ranjau yang dipasang ke kapal.

Tidak ada konfirmasi resmi Iran atas serangan itu pada Selasa malam, tetapi beberapa saluran media sosial Telegram yang dioperasikan oleh anggota Pengawal Revolusi menyalahkan Israel atas ledakan tersebut.

Institut Angkatan Laut AS pada Oktober 2020 menerbitkan laporan yang menegaskan Saviz adalah kapal militer rahasia yang dioperasikan oleh IRGC. Laporan itu mengatakan pria berseragam hadir di atas kapal dan jenis kapal yang digunakan oleh IRGC, dengan lambung yang mirip dengan Boston Whaler, ada di dek kapal.

Ini adalah perkembangan terbaru dari serangkaian serangan yang dilaporkan terhadap kapal-kapal milik Israel dan Iran sejak akhir Februari lalu di mana kedua musuh bebuyutan itu saling menuduh bertanggung jawab.

Ada tiga serangan lain yang dilaporkan terhadap kapal milik Iran atau Israel sejak 25 Februari.

Pada 25 Maret, sebuah kapal kargo milik sebuah perusahaan Israel dirusak oleh rudal di Laut Arab. Meski begitu kapal tersebut masih bisa melanjautkan perjalanan.Seorang pejabat senior keamanan Israel mencurigai itu adalah serangan yang dilakukan oleh Iran.

Baca juga: Rudal Iran Merusak Kapal Kargo Milik Israel di Teluk

Dua minggu sebelumnya, media pemerintah Iran mengutip seorang penyelidik Iran yang mengatakan Israel kemungkinan besar berada di balik ledakan yang menyebabkan kebakaran kecil di kapal kontainer Iran di Mediterania.

Baca juga: Ledakan Hantam Kapal Kargo Iran, Klaim sebagai 'Serangan Teroris'

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menolak berkomentar langsung pada saat itu tetapi mengatakan Iran secara teratur mengirim senjata ke proxynya di wilayah tersebut.

Pada 26 Februari, Netanyahu menyalahkan Iran atas ledakan di kapal pengangkut kendaraan milik Israel di Teluk Oman. Seorang pejabat AS mengatakan ledakan itu membuat lubang di kedua sisi lambungnya dan seorang pejabat Israel mengatakan ranjau limpet digunakan. Iran membantah bertanggung jawab.

Baca juga: Netanyahu: Iran Jelas Berada di Balik Ledakan Kapal Israel Teluk Oman

Insiden tersebut terjadi sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menjabat pada Januari dengan komitmen untuk bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir 2015 antara kekuatan dunia dengan Iran, jika Teheran kembali mematuhi secara penuh kesepakatan tersebut.

Iran dan Amerika Serikat pada hari Selasa meluncurkan pembicaraan tidak langsung di Wina yang mencakup kekuatan lain tentang cara-cara untuk menghidupkan kembali kesepakatan itu. Baik Iran dan AS menyebut pembicaraan itu "konstruktif".

Kampanye Israel adalah bagian dari upaya Israel untuk mengekang pengaruh militer Iran di Timur Tengah dan menghalangi upaya Iran untuk menghindari sanksi Amerika terhadap industri minyaknya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved