Menelisik Bom Katedral Makassar, Terorisme Keluarga dan Warisan ISIS

Jum'at, 02 April 2021 - 09:19 WIB
loading...
A A A
Ulfa adalah adik dari Rizaldi, yang rumahnya merupakan tempat pernikahan pelaku bom Makassar.

“Ini adalah warisan unik ISIS yang mempromosikan kebangkitan terorisme keluarga,” kata Noor Huda Ismail, seorang visiting fellow at the S. Rajaratnam School of International Studies.

"Sejumlah orang Indonesia bergabung dengan ISIS sebagai anggota keluarga," ujarnya yang dilansir Reuters, Jumat (2/4/2021).

Lebih dari 1.100 orang Indonesia meninggalkan negara ini untuk bergabung dengan ISIS, terkadang sebagai satu keluarga, termasuk balita dan bayi. Demikian dipaparkan Sidney Jones, direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) yang berbasis di Jakarta.

Menurutnya, sebagian dari mereka dipengaruhi oleh propaganda ISIS yang efektif, yang mengidealkan konsep membesarkan anak di negara Islam murni.

Baca juga: Ledek Sanksi AS, Iran Makin Gila-gilaan Jual Minyak ke China

Ratusan orang dideportasi atau dipulangkan setelah ISIS dikalahkan pada 2019.

Polisi mengatakan para pelaku bom Makassar adalah pasangan yang tergabung dalam Jamaah Ansharut Daulah (JAD), kelompok yang terinspirasi ISIS, yang anggotanya diduga melakukan serangan bunuh diri di Surabaya dan tempat lain.

Mengingat sifat JAD yang terfragmentasi, Jones mengatakan bahwa penting untuk memeriksa hubungan pribadi yang mengungkapkan bagaimana ekstremis terhubung di seluruh wilayah.

Serangan Makassar, kata Jones, kemungkinan merupakan bagian dari ideologi ISIS yang menyatu dengan balas dendam atas kematian Rizaldi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
AS Sebut Sekutu NATO...
AS Sebut Sekutu NATO yang Kaya Justru Jadi Inkubator Teror
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved