Penyakit Mengerikan Pemakan Daging Manusia Muncul di Tepi Pantai Australia

Kamis, 01 April 2021 - 00:00 WIB
loading...
Penyakit Mengerikan...
Rob Courtney, 80 pasien ulkus Buruli di Semenanjung Mornington, tepi pantai Australia. Ulkus Buruli merupakan penyakit yang disebabkan bakteri pemakan daging manusia. Foto/Christina Simons/New York Times
A A A
SEMENANJUNG MORNINGTON - Sebuah penyakit mengerikan yang memakan daging manusia muncul di Semenanjung Mornington, kawasan tepi pantai Australia . Kulit kaki kanansalah satu pasien terbelah dan lukanya mengalir.

Penyakit ini dikenal sebagai ulkus Buruli. Ilmuwan percaya bahwa ulkus Buruli berpindah dari hewan ke manusia, seperti virus corona.

Baca juga: Sejak Berdiri, Israel Telah Rebut 85 Persen Tanah Palestina

Salah satu pasien dari penyakit tersebut adalah Rob Courtney, 80. Dia mengatakan kulit kakinya pada mulanya tampak seperti terbakar sinar matahari. Namun setelah beberapa hari, warnanya menjadi kemerahan dan peradangan semakin parah. Selanjutnya, kulit di kaki kanannya terbelah, lukanya mengalir. Dokternya langsung mengirimnya ke ruang gawat darurat.

Diagnosis yang mengerikan pun muncul bahwa Courtney terinfeksi spesies bakteri pemakan daging.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus ulkus Buruli telah meledak di daerah pantai tempat Courtney tinggal di tenggara Australia. Seperti yang akan dia pelajari, itu adalah penyusup yang menakutkan.

Bakteri itu membuat kakinya berkarat dan gangren. Itu memakan cangkok kulit. Akhirnya, dokter meresepkan antibiotik kuat yang sama yang digunakan untuk mengobati kusta dan tuberkulosis. Obat-obatan itu membuatnya merasa mual dan lelah, serta membuat keringat dan air matanya menjadi oranye. Dia menghabiskan hampir 50 hari di rumah sakit.

“Ini merupakan sebuah perjalanan,” kata Courtney baru-baru ini saat dia berbaring di meja pemeriksaan di klinik lokal, di mana dia telah mengalami pembalutan luka setiap hari selama beberapa minggu.

Ulkus Buruli telah dilaporkan di 33 negara, terutama di Afrika, di mana kurangnya akses ke perawatan kesehatan dapat menyebabkan kasus berlangsung selama berbulan-bulan, terkadang mengakibatkan kerusakan dan kecacatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Trump Ungkap Heli Tempur...
Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone
Rekomendasi
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Gejala HMPV pada Anak,...
Gejala HMPV pada Anak, Penyakit yang Mewabah di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved