Blokir Iring-iringan Ratu, 5 Aktivis Thailand Didakwa Lakukan Percobaan Kekerasan

Rabu, 31 Maret 2021 - 16:32 WIB
loading...
Blokir Iring-iringan...
Lima aktivis Thailand didakwa melakukan percobaan kekerasan setelah memblokir iring-iringan Ratu dalam aksi demonstrasi pro demokrasi tahun lalu. Foto/Yahoo
A A A
BANGKOK - Lima aktivis Thailand didakwa telah melakukan percobaan kekerasan terhadap ratu selama aksi demonstrasi pro demokrasi pada tahun lalu, ketika iring-iringan mobil kerajaan menemui lusinan pengunjuk rasa.

Pengacara mereka, Poonsuk Poonsukcharoen, mengatakan jaksa menuntut lima orang berdasarkan pasal undang-undang yang membawa hukuman minimal 16 tahun penjara karena kekerasan atau percobaan kekerasan terhadap ratu, pewaris atau bupati.

Pelanggaran yang lebih serius dari undang-undang yang sama dapat mengakibatkan hukuman penjara seumur hidup, atau hukuman mati jika suatu tindakan dapat membahayakan nyawa mereka.

“Saya tidak memiliki niat seperti itu, saya juga tidak berusaha untuk melakukannya. Saya telah menegaskan kembali fakta ini selama beberapa bulan terakhir," kata salah satu terdakwa, Bunkueanun "Franci" Paothong (21) seperti dikutip dari Reuters, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Tiru Masa Lalu Raja Thailand, ABG 16 Tahun Demo Pakai Crop Top

Terdakwa lainnya termasuk Suranat Panprasert (35) koordinator kelompok pemuda, Ekachai Hongkangwan (45) dan dua orang lainnya. Semua membantah tuduhan itu dan mencari jaminan.

Kasus ini berpusat pada pertemuan di puncak aksi demonstrasi anti-pemerintah tahun lalu ketika konvoi Ratu Suthida melewati sekelompok pengunjuk rasa pada 14 Oktober.

Video dari insiden tersebut menunjukkan polisi mendorong pengunjuk rasa menjauh dari mobil ratu.

“Kami hanya mengharapkan jaminan karena kami tidak melakukan kesalahan. Kami tidak tahu konvoi kerajaan akan datang,” ujar Ekachai.

Baca juga: Kesal Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, PM Thailand Semprot Wartawan dengan Hand Sanitizer

Poonsuk mengatakan kepada wartawan bahwa kliennya bukanlah pemimpin protes dan tidak akan mengulangi pelanggaran.

“Kami berharap pengadilan melihat bahwa kelima terdakwa tidak berisiko terbang,” katanya.

Pengunjuk rasa anti-pemerintah yang muncul tahun lalu menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha dan melanggar tabu lama dengan secara terbuka menyerukan reformasi monarki yang kuat.

Pihak Istana Kerajaan belum mengomentari secara langsung aksi protes tersebut sejak mereka dimulai tahun lalu.

Saat ini ada 19 aktivis pemuda Thailand di penjara karena ditolak jaminannya. Mereka menghadapi serangkaian dakwaan, termasuk hasutan, sementara 12 di antaranya juga didakwa dengan lese majeste, atau menghina monarki, kejahatan yang dapat dihukum hingga 15 tahun penjara.

Baca juga: Dituduh Bakar Potret Raja Thailand, Aktivis Ini Hendak Ditangkap
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
FIFA: Cooling Break...
FIFA: Cooling Break Dihilangkan di Laga Meksiko vs Ekuador
Berita Terkini
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved