TETO Bantah Pernah Kirim Personel untuk Wawancara CPMI
Rabu, 31 Maret 2021 - 15:41 WIB
loading...
A
A
A
"Mengenai perihal perusahaan yang melakukan pemalsuan visa Taiwan. Setelah pemeriksaan format, data, dan nomor visa yang dipegang oleh korban, menunjukkan visa tersebut adalah palsu," ujarnya.
"Mengenai perihal perusahaan yang mengklaim kepada PMI bahwa mereka dijadwalkan naik pesawat ke Taiwan pada tanggal 29 Maret 2021. Hingga saat ini, Pemerintah Taiwan masih menangguhkan penempatan PMI ke Taiwan karena pertimbangan kondisi pandemi," paparnya.Baca juga: Periksa Kesehatan di Taiwan Ibarat Pergi Berlibur ke Hotel Bintang Lima
Perwakilan Taiwan di Indonesia itu kemudian menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tidak dengan mudah mempercayai rumor dan informasi yang tidak benar. Kedepannya, informasi mengenai pembukaan kembali penempatan PMI ke Taiwan harus berdasarkan pengumuman dari TETO.
"TETO sangat berterima kasih atas tindakan cepat BP2MI dalam penyelidikan kasus ini dan memberikan informasi terkait. Kedepannya, TETO akan terus bekerjasama dengan BP2MI dan kepolisian dalam menyelidiki kasus ini. TETO juga mengingatkan kepada masyarakat Indonesia yang ingin bekerja ke Taiwan dapat terlebih dahulu memastikan informasi terkait kepada BP2MI dan TETO, demi melindungi hak individu," tukasnya.
"Mengenai perihal perusahaan yang mengklaim kepada PMI bahwa mereka dijadwalkan naik pesawat ke Taiwan pada tanggal 29 Maret 2021. Hingga saat ini, Pemerintah Taiwan masih menangguhkan penempatan PMI ke Taiwan karena pertimbangan kondisi pandemi," paparnya.Baca juga: Periksa Kesehatan di Taiwan Ibarat Pergi Berlibur ke Hotel Bintang Lima
Perwakilan Taiwan di Indonesia itu kemudian menghimbau kepada masyarakat Indonesia untuk tidak dengan mudah mempercayai rumor dan informasi yang tidak benar. Kedepannya, informasi mengenai pembukaan kembali penempatan PMI ke Taiwan harus berdasarkan pengumuman dari TETO.
"TETO sangat berterima kasih atas tindakan cepat BP2MI dalam penyelidikan kasus ini dan memberikan informasi terkait. Kedepannya, TETO akan terus bekerjasama dengan BP2MI dan kepolisian dalam menyelidiki kasus ini. TETO juga mengingatkan kepada masyarakat Indonesia yang ingin bekerja ke Taiwan dapat terlebih dahulu memastikan informasi terkait kepada BP2MI dan TETO, demi melindungi hak individu," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :