TETO Bantah Pernah Kirim Personel untuk Wawancara CPMI
Rabu, 31 Maret 2021 - 15:41 WIB
loading...
Kantor Ekonomi dan Dagang Taiwan (TETO) mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan personel untuk melakukan wawancara terhadap CPMI untuk kemudian ditempatkan di Taiwan. Foto/REUTERS
A
A
A
TAIPEI - Kantor Ekonomi dan Dagang Taiwan (TETO) mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengirimkan personel untuk melakukan wawancara terhadap calon pekerja migran Indonesia (CPMI) untuk kemudian ditempatkan di Taiwan. Ini adalah respon atas temuan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengenai penipuan uang CPMI dan pemalsuan visa Taiwan oleh P3MI dengan alasan membantu mengatur penempatan ke Taiwan.
"Berkaitan dengan pernyataan CPMI mengenai TETO pernah menugaskan karyawan TETO ke Bandung untuk melakukan wawancara visa kepada CPMI," kata TETO dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Selasa (30/3/2021).
"Berdasarkan prosedur yang berlaku saat ini, TETO Jakarta dan TETO Surabaya tidak pernah menugaskan karyawan TETO ke P3MI dan LPK untuk melakukan wawancara visa kepada CPMI dengan tujuan penempatan ke Taiwan pada saat menunggu pelatihan kerja," sambungnya.
TETO menuturkan, setelah CPMI menyelesaikan pelatihan kerja, kemudian pada saat mengajukan permohonan visa PMI, CPMI harus datang ke TETO Jakarta maupun TETO Surabaya untuk pengambilan sidik jari secara langsung.
Apabila diperlukan untuk melakukan wawancara, jelasnya, akan dilakukan di kantor TETO dan bukan dengan menugaskan karyawan TETO ke P3MI dan LPK.Baca juga: AS Waswas China Siap Ambil Banyak Risiko untuk Taklukkan Taiwan
"Berkaitan dengan pernyataan CPMI mengenai TETO pernah menugaskan karyawan TETO ke Bandung untuk melakukan wawancara visa kepada CPMI," kata TETO dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Selasa (30/3/2021).
"Berdasarkan prosedur yang berlaku saat ini, TETO Jakarta dan TETO Surabaya tidak pernah menugaskan karyawan TETO ke P3MI dan LPK untuk melakukan wawancara visa kepada CPMI dengan tujuan penempatan ke Taiwan pada saat menunggu pelatihan kerja," sambungnya.
TETO menuturkan, setelah CPMI menyelesaikan pelatihan kerja, kemudian pada saat mengajukan permohonan visa PMI, CPMI harus datang ke TETO Jakarta maupun TETO Surabaya untuk pengambilan sidik jari secara langsung.
Apabila diperlukan untuk melakukan wawancara, jelasnya, akan dilakukan di kantor TETO dan bukan dengan menugaskan karyawan TETO ke P3MI dan LPK.Baca juga: AS Waswas China Siap Ambil Banyak Risiko untuk Taklukkan Taiwan
Lihat Juga :