Dua Perusahaan Arab Saudi Mulai Produksi Drone Tempur Buatan Turki

Rabu, 24 Maret 2021 - 12:01 WIB
loading...
Dua Perusahaan Arab...
Drone Karayel-SU ditampilkan dalam pameran perdagangan. Foto/defense news
A A A
ANKARA - Dua perusahaan Arab Saudi telah mulai memproduksi bersama drone ketinggian menengah buatan Turki .

Intra Defense Technologies dan Advanced Electronics Company (AEC) akan memproduksi drone Karayel-SU di bawah lisensi dari Vestel Savunma.

Vestel Savunma tidak menanggapi permintaan komentar, tetapi seorang pejabat perusahaan mengatakan kepada Defense News dengan syarat anonim bahwa, “AEC akan menyediakan suku cadang elektronik dan Vestel akan memasok komponen penting dari pesawat tanpa awak itu."

Baca juga: Erdogan: Arab Saudi Menginginkan Drone Bersenjata Buatan Turki

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengkonfirmasi 16 Maret bahwa, "Ada permintaan Saudi untuk drone bersenjata Turki."

Baca juga: Pentagon Diam-diam Kembangkan Reaktor Nuklir Portabel Mini

Saat itu Erdogan tidak memberikan penjelasan lebih rinci.

Lihat infografis: Rudal Baru Israel, Bisa Lumpuhkan Ancaman Berjarak 150 Km

Pejabat Vestel mengatakan bahwa selain kesepakatan produksi bersama, Arab Saudi juga menegosiasikan pembelian off-the-shelf untuk drone Karayel-SU.

“Kesepakatan itu sudah ada sejak Dubai Air Show 2017, di mana Arab Saudi menyatakan minatnya pada kontrak untuk pembelian langsung dan produksi bersama drone,” papar analis pertahanan Turki Anil Sahin pada Sputnik News.

Sahin mengatakan program produksi bersama melibatkan pembangunan 40 drone Karayel-SU antara 2021 dan 2025.

Pesawat tak berawak Turki akan disebut sebagai Haboob di Arab Saudi.

Karayel-SU bisa terbang hingga 20 jam di ketinggian 18.000 kaki; atau selama delapan jam dengan muatan 120 kilogram.

Drone itu dapat terbang dengan kecepatan 60-80 knot pada jarak hingga 150 kilometer.

Drone ini memiliki mesin 97 tenaga kuda. Drone menggunakan dua sistem roket dan dilengkapi amunisi mikro pintar MAM-C dan MAM-L.

Kedua senjata itu diproduksi Roketsan, pembuat rudal yang dikendalikan negara Turki.

Drone-drone buatan Turki diincar berbagai negara setelah membuktikan kemampuannya di medan peperangan di Nagorno Karabakh.

Saat itu drone Turki digunakan militer Azerbaijan untuk menghancurkan persenjataan militer Armenia dalam konflik Nagorno Karabakh.

Perang itu akhirnya dimenangkan Azerbaijan dan diakhiri dengan gencatan senjata kedua negara.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Panas! Trump Ancam Serang...
Panas! Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran di Pulau Kharg
Rekomendasi
Percepat Proses Pengganti...
Percepat Proses Pengganti Jampidsus, Istana: Diputuskan Pekan Ini
Pendaftaran Magang Nasional...
Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Jadi Trendsetter, GelangRp1...
Jadi Trendsetter, GelangRp1 Jutaan yang Dipakai Putri Charlotte di Wimbledon Langsung Diburu
Berita Terkini
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Infografis
F-15SA, Jet Tempur Paling...
F-15SA, Jet Tempur Paling Canggih dan Mahal Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved