Kejahatan Anti Asia di AS Melonjak, China Geram Sekaligus Sedih

Jum'at, 19 Maret 2021 - 05:39 WIB
loading...
Kejahatan Anti Asia...
Sejumlah orang menggelar aksi protes kejahatan rasial anti Asia. Foto/USA Today
A A A
BEIJING - China mengutuk lonjakan kejahatan rasial anti Asia di Amerika Serikat (AS). Beijing pun mengimbau Washington untuk mengatasi masalah tersebut pada malam pembicaraan tatap muka pertama antara Beijing dan Washington sejak Presiden Joe Biden menjabat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan kepada wartawan bahwa diskriminasi terhadap orang Amerika keturunan Asia, termasuk terhadap orang China, telah meningkat di AS selama periode waktu terakhir, dan mengatakan bahwa jumlah kejahatan rasial yang kejam juga telah meningkat.

"Para tetua etnis Asia yang tak berdaya telah diserang secara brutal, nyawa mereka berada dalam bahaya besar," kata Zhao.

"Tindakan keji seperti itu, lahir dari diskriminasi yang tidak masuk akal, membuat kami geram dan sedih," imbuhnya seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Pembantai 8 Orang di Panti Pijat AS Mengaku Kecanduan Seks

Dia kemudian merujuk pada sejarah permasalahan perselisihan etnis di AS, yang sistemnya telah diganggu oleh kekerasan dan diskriminasi terhadap berbagai kelompok minoritas, terutama orang kulit hitam, untuk waktu yang lama tanpa diperhatikan.

"Protes Black Lives Matter, yang dipicu oleh kematian orang Afrika-Amerika George Floyd setelah seorang perwira polisi kulit putih mencekik lehernya dengan lutut, telah melanda 50 negara bagian di AS dan mengejutkan seluruh komunitas internasional," ujar Zhao.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved