Cegah Penularan COVID-19, Dilarang Berteriak Naik Rollercoaster Disneyland

Rabu, 17 Maret 2021 - 15:25 WIB
loading...
Cegah Penularan COVID-19,...
Disneyland California akan melarang pengunjung untuk berteriak saat menaiki wahana yang menegangkan. Foto/DisKingdom.com
A A A
CALIFORNIA - Setelah ditutup selama setahun akibat krisis COVID-19 , Disneyland akan melarang pengunjung berteriak dalam upaya menghentikan penyebaran virus Corona baru . Hal itu didasari pada Panduan 'rencana pembukaan kembali yang bertanggung jawab' dari Asosiasi Taman dan Atraksi California (CAPA).

Dalam panduannya, CAPA telah meminta anggogta taman hiburan termasuk Disneyland untuk melarang tamu berteriak saat ketakutan di atas rollercoaster.

CAPA ingin para tamu dibuat untuk mengenakan masker saat dalam menaikan wahana guna mencoba dan memblokir tetesan air liur yang terinfeksi yang terbang keluar dari mulut pengunjung dan masuk ke mulut atau hidung orang yang duduk di belakang mereka. CAPA juga meminta taman hiburan untuk mengurangi kapasitas rollercoaster untuk memberikan ruang bagi pengunjung untuk keluar seperti dikutip dari Metro.co.uk, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Disneyland Akan Disulap Jadi 'Situs Super' Vaksinasi COVID-19

Panduan baru ini juga akan memengaruhi taman hiburan populer lainnya di Golden State, termasuk Six Flags Magic Mountain dan Knott’s Berry Farm, Legoland California, dan SeaWorld San Diego. Ini juga berlaku untuk atraksi dan pertunjukan dalam ruangan, seperti dilaporkan oleh The Orange County Register.

Sedangkan taman hiburan independen yang bukan anggota CAPA akan dibebaskan dari panduan ini.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan taman hiburan di negara bagiannya dapat dibuka kembali mulai 1 April. Fasilitas wahana yang mendebarkan itu berharap untuk mendapatkan kembali beberapa dari ratusan juta yang hilang selama penutupan akibat COVID-19 dari penggemar yang haus akan hiburan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved