AS Sanksi Anak Pemimpin Junta Myanmar dan Perusahaannya

Kamis, 11 Maret 2021 - 15:47 WIB
loading...
AS Sanksi Anak Pemimpin...
Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap dua anak pemimpin militer Myanmar, Min Aung Hlaing dan enam perusahaan yang dikontrol oleh Min Aung. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap dua anak pemimpin militer Myanmar , Min Aung Hlaing. Selain itu, AS juga menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan yang dikontrol oleh Min Aung.

Kementerian Keuangan AS mengatakan bahwa mereka memasukkan dua anak tertua Min Aung, yakni Aung Pyae Sone dan Khin Thiri Thet Mon ke daftar hitam sanksi.Baca juga: Tiga Jam di Ruang Neraka: Demonstran Myanmar Gambarkan Siksaan dalam Tahanan

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken memperingatkan lebih banyak tindakan hukuman dapat menyusul dan mengutuk penahanan lebih dari 1.700 orang, dan serangan oleh pasukan keamanan Myanmar terhadap pengunjuk rasa yang disebut telah menewaskan sedikitnya 53 orang.

"Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan lebih lanjut terhadap mereka yang memicu kekerasan dan menekan keinginan rakyat," kata Blinken dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (11/3/2021).

Sementara itu, salah satu dari enam perusahaan Myanmar yang masuk daftar hitam Washington adalah A&M Mahar, yang dikendalikan oleh Aung Pyae.Baca juga: Pengakuan Eks Polisi Myanmar: Tembak Mereka Sampai Mati
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved