Tiga Demonstran Tewas di Myanmar, Kota Yangon Mencekam

Selasa, 09 Maret 2021 - 03:03 WIB
loading...
A A A
Seorang juru bicara militer tidak menanggapi panggilan telepon meminta komentar tentang insiden terbaru.

Polisi di Myitkyina dan Phyar Pon juga tidak menanggapi panggilan telepon tersebut.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin Aung San Suu Kyi. Junta kemudian menahan Suu Kyi dan tokoh politik lainnya.

Para jenderal mengatakan mereka melakukan kudeta karena pemilu November yang dimenangkan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi dipenuhi kecurangan. Komisi pemilu menyatakan tak ada kecurangan pemilu.

Junta berjanji akan menggelar pemilu lagi, tanpa memberikan tanggal. Sementara itu, aparat keamanan telah menindak keras protes pro-demokrasi yang meluas di negara yang memiliki sejarah kekuasaan militer dan menumpas perbedaan pendapat itu.

Pada Senin, pengunjuk rasa berkumpul di Yangon dan di kota terbesar kedua Mandalay serta beberapa kota lainnya.

Para pengunjuk rasa di Dawei, kota pesisir di selatan, dilindungi Persatuan Nasional Karen, kelompok etnis bersenjata yang terlibat perang berkepanjangan dengan militer.

Di beberapa tempat, mereka mengibarkan bendera yang dibuat dari htamain (sarung wanita) atau menggantungnya di tali jemuran melintasi jalan untuk menandai Hari Perempuan Internasional sambil mencela junta.

Berjalan di bawah sarung wanita secara tradisional dianggap membawa sial bagi para pria.

Para saksi melaporkan suara tembakan atau granat kejut di banyak distrik di Yangon pada Minggu malam ketika tentara mendirikan kemah di rumah sakit dan kompleks universitas. Tidak jelas apakah ada yang terluka dalam unjuk rasa itu.

"Tentara baru saja mulai menembak," ungkap seorang pengusaha yang tinggal di dekat rumah sakit Yangon kepada Reuters.

Dia tinggal di rumah bersama keluarganya. “Kami tidak bisa keluar, kami tidak bisa pergi bekerja, atau bahkan pergi. Kami tidak aman, tapi kami tidak bisa keluar," papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
Pengunjuk Rasa Anti-Perang...
Pengunjuk Rasa Anti-Perang Iran Patah Lengan saat Berkelahi di Senat AS
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Tumpukan Sampah di Pinggir...
Tumpukan Sampah di Pinggir Rel Pasar Minggu Berulang, Warga Luar Wilayah Ikut Jadi Sorotan
69 TPU Jakarta Penuh,...
69 TPU Jakarta Penuh, Masyarakat Diimbau Rencanakan Pemakaman Sejak Dini
Pembebasan Denda PBB-P2...
Pembebasan Denda PBB-P2 Berlaku hingga 31 Desember 2026, Simak Ketentuannya
Berita Terkini
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved