Berhubungan Intim dengan Siswa 15 Tahun, Guru Perempuan Ini Dipenjara

Sabtu, 06 Maret 2021 - 09:01 WIB
loading...
Berhubungan Intim dengan...
Kandice Barber, 35, guru di Inggris yang dihukum penjara lebih dari enam tahun karena berhubungan intim dengan siswa 15 tahun. Foto/PA via Daily Star
A A A
BUCKINGHAMSHIRE - Seorang guru perempuan berusia 35 tahun di Inggris dijatuhi hukuman penjara lebih dari enam tahun. Guru yang sudah bersuami ini dinyatakan bersalah telah berhubungan intim dengan seorang siswa laki-laki berusia 15 tahun.

Pengadilan Aylesbury Crown pada Jumat (5/3/2021) menyatakan Kandice Barber bersalah menyebabkan atau menghasut seorang anak untuk melakukan aktivitas seksual pada bulan Januari. Menurut pengadilan, kejahatannya "sangat tercela".

Baca juga: F-35 AS Mahal tapi Bermasalah: 'Berhenti Buang Uang di Lubang Tikus Itu'

Selama persidangan terungkap bahwa guru itu mengancam anak 15 tahun—yang dinyatakan sebagai korban—bahwa dia akan “menjatuhkannya bersamanya” jika skandal asusila itu terbongkar.

Barber telah mengirim foto topless (telanjang dada) dirinya kepada bocah itu, yang tidak dapat disebutkan namanya karena alasan hukum, saat dia bekerja sebagai cover supervisor sekolah. Dia juga mengirim"video siaran langsung" tentang masturbasi dirinya.

Pada hari Jumat, Barber, yang berasal dari Wendover, Buckinghamshire, muncul di Pengadilan Aylesbury Crown untuk dijatuhi hukuman.

Jaksa penuntut David Povall meringkas pernyataan dari korban, yang mengatakan bahwa dia menghadapi stres dan kecemasan akibat insiden tersebut dan menjalani dua persidangan.

“Dia ada di sekolah dan melalui kehadirannya di sekolah itulah dia berhubungan dengan terdakwa ini, yang bekerja di sana dalam posisi kepercayaan,” kata jaksa, seperti dikutip Daily Star.

"Dia merasa hasil GCSE [General Certificate of Secondary Education/Sertifikat Umum Pendidikan Menengah]-nya tidak sebaik yang seharusnya, sebagian sebagai akibat dari insiden ini padanya,” lanjut jaksa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Start Mulus! Inggris...
Start Mulus! Inggris Tekuk Kroasia 4-2 di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved