Etnis Tatar Krimea Peringati Hari Korban Genosida

Senin, 18 Mei 2020 - 23:01 WIB
loading...
A A A
Menurut Kedubes Ukraina, media independen disingkirkan di wilayah itu. Aktivis hak asasi manusia telah mencatat lebih dari 300 pelanggaran hak jurnalis sejak 2014. “Dari 3000 kantor berita terdaftar, hanya 232 yang berhasil selamat dari ‘pendaftaran ulang’. Tentu saja, mereka harus tunduk pada sensor. Seluruh 12 media independen Tatar Krimea meninggalkan Semenanjung Krimea akibat persekusi,” ungkap Kedubes Ukraina.

Kedubes Ukraina menyebut Rusia terus menyerang hak asasi bangsa Tatar Krimea, seperti hak memperoleh pendidikan dalam bahasa asli. Sementara pada 2013 bahasa Tatar Krimea dipelajari oleh 18.020 anak sekolah (8,6%) dari total 210.000 anak sekolah di Krimea, pada 31 Januari 2019 hanya 3,1% anak-anak yang belajar bahasa Tatar Krimea.

“Pengakuan internasional akan deportasi Tatar Krimea pada 1944 sebagai genosida dapat digunakan sebagai alat untuk menghentikan represi baru Rusia terhadap Tatar Krimea. Masalah di Krimea saat ini bukanlah agama, namun murni politik,” ungkap Kedubes Ukraina. (Baca Juga: Indonesia Masuk 63 Negara yang Dukung Penyelidikan Asal-usul Covid-19)

Ukraina menyerukan agar komunitas internasional mengakui deportasi Tatar Krimea dari Crimea pada tahun 1944 sebagai genosida orang Tatar Krimea.

“Pada saat yang sama, kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk terus memberikan tekanan pada Rusia serta memperkuat sanksi untuk memastikan pelaksanaan Perintah Pengadilan Internasional dan menghentikan penindasan komunitas Tatar Krimea di semenanjung yang sementara diduduki,” ungkap Kedubes Ukraina. (Baca Juga: Grand Mufti Saudi: Umat Islam Boleh Salat Ied di Rumah Saat Pandemi)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved