Jubir PM Jepang Mengundurkan Diri Gara-gara Makan Malam Mahal
Senin, 01 Maret 2021 - 09:33 WIB
loading...
Makiko Yamada (kiri), juru bicara Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga saat bersama mantan PM Jepang Shinzo Abe. Foto/REUTERS/File Photo
A
A
A
TOKYO - Makiko Yamada, juru bicara (jubir) utama Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga, mengundurkan diri setelah dia dan birokrat senior lainnya ditegur karena menghadiri makan malam mahal yang diselenggarakan oleh putra Suga.
Juru bicara pemerintah yang juga Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan kepada wartawan bahwa Yamada akan mengajukan pengunduran dirinya pada Senin (1/3/2021).
Baca juga: Bukan F-35, Jenderal AS Minta Luncurkan Jet Tempur NGAD untuk Kalahkan China
Pemerintahan Suga, termasuk Sekretaris Hubungan Masyarakat Kabinet Yamada, 60, telah menghadapi kemarahan publik setelah majalah mingguan Shukan Bunshun bulan lalu melaporkan bahwa putra tertua Suga, Seigo Suga, seorang eksekutif di sebuah perusahaan film, telah membayar makan malam mahal untuk birokrat senior.
Undang-Undang Etika Pegawai Negeri Sipil Jepang melarang pegawai pemerintah menerima hadiah atau hiburan dari perusahaan atau individu yang terkesan menjilat.
Baca juga: AS Tak Hukum Putra Mahkota Arab Saudi soal Khashoggi, Ini Alasannya
Beberapa laporan media lokal yang dikutip Reuters juga mengatakan bahwa Yamada telah dirawat di rumah sakit. Artinya, dia akan melewatkan pertemuan komite parlemen hari Senin di mana politisi oposisi akan menanyainya tentang makan malam dengan Seigo Suga pada tahun 2019, ketika dia menjadi pejabat di Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi.
Juru bicara pemerintah yang juga Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan kepada wartawan bahwa Yamada akan mengajukan pengunduran dirinya pada Senin (1/3/2021).
Baca juga: Bukan F-35, Jenderal AS Minta Luncurkan Jet Tempur NGAD untuk Kalahkan China
Pemerintahan Suga, termasuk Sekretaris Hubungan Masyarakat Kabinet Yamada, 60, telah menghadapi kemarahan publik setelah majalah mingguan Shukan Bunshun bulan lalu melaporkan bahwa putra tertua Suga, Seigo Suga, seorang eksekutif di sebuah perusahaan film, telah membayar makan malam mahal untuk birokrat senior.
Undang-Undang Etika Pegawai Negeri Sipil Jepang melarang pegawai pemerintah menerima hadiah atau hiburan dari perusahaan atau individu yang terkesan menjilat.
Baca juga: AS Tak Hukum Putra Mahkota Arab Saudi soal Khashoggi, Ini Alasannya
Beberapa laporan media lokal yang dikutip Reuters juga mengatakan bahwa Yamada telah dirawat di rumah sakit. Artinya, dia akan melewatkan pertemuan komite parlemen hari Senin di mana politisi oposisi akan menanyainya tentang makan malam dengan Seigo Suga pada tahun 2019, ketika dia menjadi pejabat di Kementerian Urusan Dalam Negeri dan Komunikasi.
(min)
Lihat Juga :