Bukan F-35, Jenderal AS Minta Luncurkan Jet Tempur NGAD untuk Kalahkan China

Senin, 01 Maret 2021 - 09:08 WIB
loading...
Bukan F-35, Jenderal...
Konsep pesawat jet tempur Amerika Serikat untuk masa depan. Foto/US Air Force
A A A
WASHINGTON - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) harus segera meluncurkan pesawat jet tempur Next Generation Air Dominance (NGAD) jika ingin mengalahkan China dalam persaingan teknologi. Demikian seruan Kepala Komando Tempur Udara Amerika, Jenderal Mark Kelly, yang mengabaikan peran jet tempur siluman F-35 untuk bersaing dengan Beijing.

Jenderal Kelly mengatakan bahwa dia yakin musuh seperti China, yang menghadapi teknologi baru ini, “akan mengalami hari yang sangat berat dan minggu yang berat serta perang yang berat”.

Baca juga: JuntaTembak Mati 18 Demonstran, Media Myanmar Salahkan Pendemo

"Apa yang saya tidak tahu, dan apa yang kami kerjakan dengan mitra besar kami, adalah jika bangsa kami akan memiliki keberanian dan fokus untuk menggunakan kemampuan ini sebelum seseorang seperti China menerjunkannya dan menggunakannya untuk melawan kami," katanya selama obrolan virtual dengan wartawan di Simposium Peperangan Dirgantara tahunan Asosiasi Angkatan Udara pekan lalu, seperti dikutip Military.com, Senin (1/3/2021).

Pada bulan September, Angkatan Udara AS mengungkapkan secara diam-diam telah membangun dan menerbangkan prototipe pesawat baru yang bisa menjadi jet tempur canggih di masa depan.

Para pejabat mengatakan NGAD menentang kategorisasi tradisional sebagai platform atau teknologi pesawat tunggal. Alih-alih, itu terdiri dari jaringan pesawat tempur canggih, sensor, dan senjata di lingkungan ancaman yang berkembang dan tidak dapat diprediksi.

Menurut para pejabat, program NGAD juga dapat mencakup jet tempur dan drone otonom yang bertempur secara berdampingan.

"Kami hanya perlu memastikan bahwa kami mempertahankan narasi kami dan mengartikulasikan manfaat jelas yang kami miliki sebagai sebuah negara yang memiliki teknologi terdepan yang memastikan kami memiliki superioritas udara untuk negara dan pasukan gabungan," kata Kelly.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved