'Perang Melawan Teror' AS Cakup Hampir Separuh Dunia, Ini Petanya

Jum'at, 26 Februari 2021 - 16:00 WIB
loading...
Perang Melawan Teror...
Perang melawan teror AS telah mencakup hampir seluruh dunia dalam tiga tahun. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa operasi kontraterorisme yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) mencakup hampir setengah negara di dunia selama tiga tahun terakhir. Ini menandai jejak global yang luas hampir dua dekade ke dalam "Perang Melawan Teror" yang diumumkan setelah peristiwa 11 September .

Data tersebut dirilis oleh proyek Costs of War di Institut Hubungan Internasional dan Masyarakat Watson di Brown University. Para peneliti menemukan bahwa AS melakukan operasi kontraterorisme di sekitar 85 negara dari 2018 hingga 2020.

Menurut peneliti senior Stephanie Savell, yang menulis laporan tersebut, operasi kontraterorisme AS semakin meluas dalam beberapa tahun terakhir.



"Perang AS pasca-9/11 kini terjadi di lebih banyak tempat daripada yang disadari kebanyakan orang Amerika — setidaknya 85 negara. Itu berarti lebih dari 43% negara di dunia," ujarnya seperti dikutip dari Newsweek, Jumat (26/2/2021).

Operasi yang dirinci dalam makalah terbaru dipecah menjadi empat kategori besar menurut negara: Pelatihan Kontraterorisme (79), Latihan Militer AS (41), Pasukan AS dalam Pertempuran atau Potensi Pertempuran Melalui Pengganti (12) dan Serangan Udara & Drone (7).

Negara yang dibom oleh pesawat atau drone AS selama tiga tahun terakhir adalah Afghanistan, Irak, Libya, Pakistan, Somalia, Suriah, dan Yaman. Semua negara ini, kecuali Pakistan, juga memiliki tentara AS.

Baca juga: AS pada Iran: Kami akan Menunggu, Tapi Kesabaran ada Batasnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved