Venezuela Kirim Bahan Bakar Jet ke Iran dengan Imbalan Bensin

Rabu, 24 Februari 2021 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Kesepakatan semacam itu dikenal sebagai “perjalanan sempurna” di industri maritim karena kapal-kapal berpergian dengan muatan penuh di kedua arah.

Banyak perusahaan tanker independen enggan mengangkut minyak Venezuela atau bahan bakar impor untuk negara itu sejak Washington mulai memberi sanksi kepada para pemilik kapal.

“Setiap kargo diberi harga dan dikompensasikan kemudian. Jika ada perbedaan nilai (antara pengiriman swap), mereka dibayar melalui kargo di masa depan,” papar sumber itu.

“Venezuela telah menggunakan pengiriman minyak mentah berat Merey untuk mengkompensasi Iran atas kekurangan nilai ekspor bahan bakar jet, dengan setidaknya satu kargo 1,9 juta barel dikirim ke NIOC sejak Oktober,” ungkap sumber dan dokumen PDVSA yang dilihat Reuters.

Mekanisme tersebut sejauh ini memungkinkan kedua perusahaan negara mengirimkan kargo masuk dan keluar Venezuela di atas kapal berbendera Iran yang telah berlabuh di Venezuela setidaknya tiga kali sejak Mei 2020, menurut data Refinitiv Eikon.

PDVSA menjual bensin Iran dengan harga dalam denominasi dolar yang sangat dibutuhkan. Tidak jelas apakah Iran menggunakan bahan bakar jet Venezuela untuk konsumsi domestik atau apakah kargo itu akan dijual kembali.

Baik PDVSA maupun Kementerian Minyak Venezuela tidak menanggapi permintaan komentar. NIOC dan misi diplomatik Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak segera menanggapi permintaan komentar.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved