Soal Kembali Nyapres pada 2024, Trump: Masih Terlalu Dini Bicarakan Itu

Kamis, 18 Februari 2021 - 21:16 WIB
loading...
Soal Kembali Nyapres...
Mantan Presiden AS, Donald Trump angkat bicara mengenai kemungkinan dia untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden AS pada tahun 2024 mendatang. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump angkat bicara mengenai kemungkinan dia untuk kembali mencalonkan diri sebagai Presiden AS pada tahun 2024 mendatang. Trump menyebut, masih terlalu dini membahas hal itu.

Berbicara saat melakukan wawancara dengan Newsmax TV, Trump menuturkan jajak pendapat terbaru menunjukan bahwa masih banyak orang yang mendukungnya. Namun, dia mengatakan belum akan memutuskan, karena masih terlalu dini.

"Terkait dengan 2024, terlalu dini untuk mengatakannya, tapi saya melihat banyak jajak pendapat bagus di luar sana, itu pasti," kata Trump, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (18/2/2021). Baca juga: Facebook Serahkan Kelanjutan Blokir Akun Trump ke Dewan Pengawas

Menurut jajak pendapat Gallup, hanya 10 persen dari pendukung Partai Republik yang mendukung sidang pemakzulan Trump dan menganggapnya bersalah. Sedangkan 88 persen mendukung Trump dan mengatakan dia tidak bersalah.

Trump mengatakan, belum pernah ada dalam sejarah AS, seorang presiden yang telah keluar dari Gedung Putih dan kemudian dimakzulkan dua lagi, yang masih mendapatkan dukungan sangat besar.

Dia menyebut, dukungan terhadap dirinya justru terus meningkat paska sidang pemakzulan kedua.“Kami memiliki dukungan yang luar biasa, saya belum mengatakannya, tetapi kami memiliki dukungan yang luar biasa. Saya melihat nomor jajak pendapat yang sangat tingg," ujarnya.

"Hanya saya yang bisa diberhentikan dan jumlah (dukungan) saya meningkat. Jumlahnya sangat bagus dan sangat tinggi, lebih tinggi dari sebelum pemilu," tukasnya. Baca juga: Cerita Trump Marah-marah Ingin Bunuh Assad, Membuat AS dan Suriah Nyaris Perang
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
Trump Frustrasi pada...
Trump Frustrasi pada Zelensky: Dia Bisa Kehilangan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved