Biden Berikan Presidential Medal of Freedom kepada 19 Orang: Hillary Clinton, Bono, Messi, hingga Soros

Minggu, 05 Januari 2025 - 09:39 WIB
loading...
Biden Berikan Presidential...
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menganugerahkan Presidential Medal of Freedom kepada 19 penerima, termasuk bintang sepak bola Lionel Messi. Foto/X @MenInBlazers
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah menganugerahkan Presidential Medal of Freedom kepada 19 penerima.

Mereka yang menerima penghargaan sipil tertinggi di AS tersebut termasuk mantan menteri luar negeri Hillary Clinton, bintang sepak bola Lionel Messi, musisi Bono, hingga miliarder Yahudi George Soros.

“Para penerima penghargaan tersebut adalah pemimpin hebat karena mereka adalah orang baik yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi negara mereka dan dunia,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, yang dilansir AFP, Minggu (5/1/2025).

Beberapa penerima yang dipilih oleh presiden 82 tahun dari Partai Demokrat itu memiliki profil yang lebih politis, seperti miliarder dan filantropis sayap kiri George Soros—semacam momok bagi Partai Republik—dan Hillary Clinton, mantan ibu negara, senator, dan menteri luar negeri AS yang kalah melawan Donald Trump untuk pemilihan presiden pada tahun 2016.

Baca Juga: AS Sangat Prihatin Rusia Pertimbangkan Gunakan Senjata Nuklir

“Soros mendapat penghargaan karena dia telah mendukung organisasi dan proyek di seluruh dunia yang memperkuat demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan, dan keadilan sosial,” lanjut pernyataan Gedung Putih.

“Sementara itu, Clinton mencetak sejarah berkali-kali selama beberapa dekade dalam pelayanan publik,” imbuh Gedung Putih, merujuk pada salah satu pencapaiannya sebagai wanita pertama yang dicalonkan oleh partai besar untuk pemilihan presiden AS.

Biden juga memilih untuk memberikan Presidential Medal of Freedom secara anumerta kepada Robert Francis Kennedy, yang lebih dikenal sebagai Bobby Kennedy atau inisialnya; "RFK”.

RFK menjabat sebagai Jaksa Agung AS saat saudaranya John F Kennedy menjadi presiden, dan dibunuh pada tahun 1968 saat berkampanye untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat.

“Warisannya terus menginspirasi mereka yang berkomitmen pada keadilan, kesetaraan, dan pelayanan publik,” kata Biden dalam sebuah pernyataan.

RFK juga merupakan ayah dari Robert Kennedy Jr atau RFK Jr, seorang skeptis vaksin yang telah ditunjuk oleh presiden terpilih Donald Trump untuk menjadi Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS berikutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
WHO Tegaskan Orang Sehat...
WHO Tegaskan Orang Sehat Tak Perlu Disuntik Vaksin Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved